logo

Do’a Masuk Rumah Kosong dalam Islam | Konsultasi Muslim

 


Islam memerintahkan apabila memasuki rumah, baik yang ada penghuninya atau tidak, maka dia hendaknya mengucapkan salam.


Allah berfirman :


فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً ۚ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ


Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayatNya bagimu, agar kamu memahaminya. (QS. An-Nur : 61).


Nah, ayat di atas merupakan dalil para ulama yang menyebutkan ketika masuk rumah, maka hendaklah dia mengucapkan salam.


Bagaimana jika di dalam rumah tidak ada penghuninya? Apa do’a yang dibaca?


Dari Naafi’ bahwa Abdullah Ibnu ‘Umar rodhiyallahu ‘anhu berkata :


إِذَا دَخَلَ الْبَيْتَ غَيْرَ الْمَسْكُونِ فَلْيَقُلِ: السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ


Jika Abdullah bin Umar masuk ke sebuah rumah yang tidak ada penghuninya, beliau mengucapkan: assalaamu’alainaa wa ‘alaa ibaadillaahis shalihiin. (Semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih). (HR. Bukhari, Al-Adabul Mufrod, hadits no. 1055).


Imam Al-Qurthubi rohimahullah menuqil perkataan Ibnul ‘Arobi di dalam tafsirnya  :


قَالَ ابْنُ الْعَرَبِيِّ: الْقَوْلُ بِالْعُمُومِ فِي الْبُيُوتِ هُوَ الصَّحِيحُ، وَلَا دَلِيلَ عَلَى التَّخْصِيصِ، وَأَطْلَقَ الْقَوْلَ لِيَدْخُلَ تَحْتَ هَذَا الْعُمُومِ كُلُّ بَيْتٍ كَانَ لِلْغَيْرِ أَوْ لِنَفْسِهِ


Ibnul Arabi berkata : pendapat yang mengatakan ayat ini berlaku umum untuk semua rumah, ini pendapat yang lebih tepat, karena tidak ada dalil yang mengkhususkannya. Sehingga yang lebih tepat adalah menerapkan ayat ini secara mutlak dan umum, baik ketika masuk rumah sendiri atau rumah orang lain. (Al-Jaami’ Li Ahkaamil Qur’an, jilid 12 halaman 318).


Imam An-Nawawi rohimahullah berkata di dalam kitabnya Al-Adzkar :


ويستحبّ إذا دخلَ بيتَه أن يُسلِّم وإن لم يكن فيه أحد، وليقل: السَّلامُ عَلَيْنا وعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ وكذا إذا دخل مسجداً أو بيتاً لغيره ليس فيه أحد، يُستحبّ أن يُسلِّم، وأن يقول: السَّلامُ عَلَيْنا وَعلى عِباد اللَّهِ الصَّالِحِين، السَّلامُ عَلَيْكُمْ أهْلَ البَيْتِ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ


Dianjurkan ketika masuk ke rumah untuk mengucapkan salam. Jika di rumah tidak ada orang, maka mengucapkan assalaamu’alainaa wa ‘alaa ibaadillaahis shalihiin. Begitu juga ketika masuk masjid, atau rumah, atau bangunan lain yang tidak ada penghuninya, dianjurkan untuk mengucapkan salam dengan mengatakan assalaamu’alainaa wa ‘alaa ibaadillaahis shalihiin (semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih), atau boleh juga assalaamu’alaikum ahlal baiti warahmatullah wabarakatuh (semoga keselamatan terlimpah kepada kalian para penghuni rumah, beserta rahmat dan keberkahan). (Al-Adzkar, jilid 1 halaman 257-258).


Jadi, para ulama mengatakan bahwa do’a yang dibaca ketika memasuki rumah kosong adalah :


السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ


Assalaamu’alainaa wa ‘alaa ibaadillaahis shalihiin. (Semoga keselamatan terlimpah kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih).


Semoga bermanfaat.


Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.