logo

Rahasia Rezeki Seorang Muslim | Konsultasi Muslim

 


Berbicara masalah rezeki, maka tidak ubahnya berbicara masalah perut, karena pada hakikatnya rezeki yang dimaksud oleh manusia identik dengan apa yang bisa dimakan dan dimasukkan ke dalam perutnya. Maka tidak heran, terkadang manusia merasa was-was terhadap rezekinya, karena dia bingung apa yang akan dia makan esok hari. Padahal, Allah sudah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya yang ada di dunia ini.


Allah berfirman :


وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُبِينٍ


Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (QS. Hud : 6).


Imam Ibnu Katsir rohimahullah mengomentari ayat di atas di dalam kitab tafsirnya Al-Qur’an Al-‘Adzhim :


أَخْبَرَ تَعَالَى أَنَّهُ مُتَكَفِّلٌ بِأَرْزَاقِ الْمَخْلُوقَاتِ، مِنْ سَائِرِ دَوَابِّ الْأَرْضِ، صَغِيرِهَا وَكَبِيرِهَا، بَحْرِيِّهَا، وَبَرِّيِّهَا


Allah Ta’ala mengabarkan bahwasanya Dia Yang menjamin akan rezeki seluruh makhluk, dari seluruh binatang melata di bumi, besar kecil dan daratan atau lautannya. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzhim, jilid 4 halaman 305).


Allah berfirman :


وَكَأَيِّنْ مِنْ دَابَّةٍ لَا تَحْمِلُ رِزْقَهَا اللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ


Dan berapa banyak binatang yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Ankabut : 60).


Semua yang ada di muka bumi ini, baik manusia, hewan ataupun tumbuh-tumbuhan, maka Allah lah yang memberi rezeki.


Dari ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ فِي ذَلِكَ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ


Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘Alaqoh (segumpal darah) selama itu juga lalu menjadi Mudhghoh (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan untuk menuliskan empat kata : Rizki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. (HR. Muslim, hadits no. 2643).


Imam Hasan Al-Bashri rohimahullah berkata :


علمت بأن رزقي لن يأخذه غيري فاطمئن قلبي له


Aku telah mengetahui bahwa rezekiku tidak akan pernah ada yang mengambilnya selainku, maka tenanglah hatiku untuknya. (Arsyif Multaqo Ahlul Hadits, jilid 13 halaman 459).


Rezeki seorang muslim itu sudah ditentukan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, jadi tidak perlu cemas ataupun khawatir tidak kebagian rezeki, sebab rezeki setiap makhluk yang ada di dunia ini sudah dijamin oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Lebih-lebih manusia yang dijadikan pemimpin di muka bumi ini, rezekinya sudah ditentukan Allah semenjak dia berada di dalam perut ibunya. Manusia hanya perlu berusaha dan berdo’a agar rezekinya dimudahkan oleh Allah serta yakin akan janji Allah.


Jika seseorang bertaqwa kepada Allah, maka insyaAllah akan Allah berikan jalan keluar dari segala permasalahannya dan memberinya rezeki dari arah yang tiada dia sangka-sangka.


Allah berfirman :


وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ


Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.


Apapun masalahmu, apapun kendalamu, yakinlah bahwa semua ada jalan keluarnya dan Allah akan memberikan jalan keluar dari segala permasalahanmu dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.


Jadi, jangan pernah takut tidak kebagian rezeki, karena rezeki seseorang sudah ditetapkan Allah semenjak dia berada di dalam kandungan ibunya dan sudah ditentukan berapa banyak dan jumlah yang akan dia terima.


Semoga bermanfaat.


Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.