logo

Hukum Masuk Rumah Orang Lain Tanpa Izin dalam Islam | Konsultasi Muslim

 


Pertanyaan :


Assalamu'alaikum..


Afwan ustadz, izinkan saya bertanya.


Bolehkah atau apa hukum memasuki kamar orang lain, membuka dompet, membuka lemari orang lain tanpa izin yang punya?


JazaakALLAH khayr atas jawaban dan ilmunya


Dari : Rahmayani Mustadiran


Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp


Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

 

Islam mengajarkan adab kepada setiap pemeluknya, termasuk adab apabila masuk rumah seorang muslim.

 

Salah satu adab sebelum memasuki rumah seorang muslim adalah dengan meminta izin terlebih dahulu, dengan cara mengetuk pintu dan mengucapkan salam, tidak nyelonong saja, karena Islam mengatur setiap sesuatu dalam kehidupan manusia.

 

Memasuki kamar orang lain tanpa seizin penghuni kamar dilarang di dalam Islam. Hal ini sebagaimana firman Allah di dalam Al-Qur'an :

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَىٰ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فِيهَا أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّىٰ يُؤْذَنَ لَكُمْ ۖ وَإِنْ قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا ۖ هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

 

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu selalu ingat. Jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu : Kembali sajalah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. An-Nur : 27-28).

 

Syekh Abdul Qodir Ass-Saqqof rohimahullah berkata di dalam kitab Al-Mausu'ah Al-'Aqidah :

 

ففي الآية نص من الله تعالى بتحريم الدخول إلى البيوت بغير إذن، بل إن الإسلام حرم أقل من ذلك وهو النظر إلى داخل البيت من أحد ثقوبه أو فتحاته. فأسقط الشارع الحكم حد القصاص والدية عمن فعل ذلك

 

Di dalam ayat ini terdapat Nash dari Allah Subhanahu wa Ta'ala yang mengharamkan memasuki rumah orang lain tanpa izin pemilik rumah, namun Islam mengharamkan lebih rinci dari itu. Yaitu melihat ke dalam rumah orang lain melalui salah satu lubang atau bagian yang terbuka. Maka syariat Islam menjatuhkan baginya hukuman Qishas (hukuman yang setimpal) dan Diyat (denda) bagi siapa saja yang melakukan hal itu. (Al-Mausu'ah Al-'Aqidah, jilid 8 halaman 217).

 

Oleh karnanya, jika perbuatan memasuki rumah orang lain tanpa izin saja dilarang dan haram hukumnya, apalagi memasuki kamar dan membuka dompet serta lemari tanpa seizin yang punya, tentunya ini juga perbuatan yang dilarang di dalam Islam dan haram hukumnya karena masuk ke kamar tanpa izin dan menggeledah barang orang lain dan dari perbuatan tersebut membuat yang punya rumah merasa risih dan tidak nyaman atas perbuatan yang tidak terpuji tersebut. Maka dari itu dilarang di dalam Islam dan hukumnya haram sebagaimana yang disebutkan ulama di atas.

 

Semoga bisa dipahami.

 

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.