logo

Kumpulan Doa Sehari-Hari Lengkap dengan Artinya | Konsultasi Muslim

 


Doa adalah senjatanya orang-orang yang beriman, karena dengan berdoa kepada Allah, maka setiap urusannya bisa menjadi berkah dan di ridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Dari Ali bin Thalib rodhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


الدُّعَاءُ سِلَاحُ الْمُؤْمِنِ، وَعِمَادُ الدِّينِ، وَنُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ


Do’a itu senjatanya orang beriman, tiang agama dana cahaya langit dan bumi. (HR. Al-Hakim).


Imam Al-Hakim rohimahullah mengomentari hadist di atas di dalam kitabnya Al-Mustadrak ‘alas Shahihain :


هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ


Hadist ini Shahih. (Al-Mustadrak ‘alas Shahihain, jilid 1 halaman 669).


Maka dari itu, seorang muslim diperintahkan berdoa dalam kehidupan sehari-hari, agar semua urusannya diberkahi oleh Allah dan segala urusannya dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Doa Sebelum Makan


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


يَا غُلاَمُ، سَمِّ اللَّهَ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ، وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ، فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِي بَعْدُ


Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah (Bismillah) sebelum makan, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu. Dan seperti itulah gaya makanku setelah itu. (HR. Bukhari, hadist no. 5376).


Imam Ibnu Bathol rohimahullah berkata di dalam kitabnya Syarah Shahih Al-Bukhari :


وفيه أن الأكل ممايليه من أدب الطعام إلا أن يكون الطعام ألوانًا مختلفة فلا بأس من أيها شاء


Berdasarkan hadist ini, bahwa memakan makanan yang berada di hadapannya termasuk salah satu adab makan, kecuali jika makanan tersebut ada beberapa jenis yang berbeda, maka tidak apa-apa dia mengambil dari mana saja yang dia kehendaki. (Syarah Shahih Al-Bukhari, jilid 9 halaman 460).


Do’a Sesudah Makan


Dari Abu Umamah rodhiyallahu ‘anhu berkata :


أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَفَعَ مَائِدَتَهُ قَالَ: الحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، غَيْرَ مَكْفِيٍّ وَلاَ مُوَدَّعٍ وَلاَ مُسْتَغْنًى عَنْهُ، رَبَّنَا


Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengangkat hidangannya (selesai makan), beliau berdo’a :

 

“Alhamdulillahi kastiron thoyyiban mubaarokan fiihi, ghoiro makfiyyin wa laa muwadda’in wa laa mustaghnan ‘anhu robbanaa.”


Artinya : Segala puji hanyalah milik Allah, yang Allah tidak butuh pada makanan dari makhluk-Nya, yang Allah tidak mungkin ditinggalkan, dan semua tidak lepas dari butuh pada Allah, wahai Rabb kami. (HR. Bukhari, hadist no. 5458).


Doa Sebelum Tidur


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan do’a :


اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَهْبَةً وَرَغْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

 

Allahumma aslamtu nafsii ilaik, wa fawwadh-tu amrii ilaik, wa wajjahtu wajhiya ilaik, wa alja’tu zhohrii ilaik, rogh-batan wa rohbatan ilaik, laa malja-a wa laa manjaa minka illa ilaik. Aamantu bikitaabikalladzi anzalta wa bi nabiyyikalladzi arsalta.

 

Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman) Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus. (HR. Bukhari, hadist no. 6311).

 

Ibnu Bathol rohimahullah berkata di dalam kitabnya Syarah Shahih Bukhari :

 

فيه: أن الوضوء عند النوم مندوب إليه مرغب فيهن وكذلك الدعاء، لأنه قد تقبض روحه فى نومه، فيكون قد ختم عمله بالوضوء والدعاء الذى هو أفضل الأعمال

 

Hadist ini menunjukkan bahwa wudhu’ sebelum tidur itu sunnah sebagaimana do’a sebelum tidur. Karena rohnya digenggam oleh Allah ketika tidur. Maka hendaklah dia menjadikan penutup amalnya dengan wudhu’ dan do’a, sebab dua perkara ini termasuk amal yang paling utama. (Syarah Shahih Bukhari, jilid 1 halaman 365).


Imam An-Nawawi rohimahullah menyebutkan sebuah hadist di dalam kitabnya Riyadus Shalihin tentang do’a yang diucapkan Rasulullah ketika telah berada di tempat tidur.

 

وعنْ حُذيفةَ وأَبي ذرٍّ رضي اللَّه عنْهما أَنَّ رسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم كانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قالَ: "باسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوتُ" (رواه البخاري).

 

Dari Hudzaifah dan Abu Dzar, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila berada di tempat tidur, beliau mengucapkan : Bismika Allahumma Ahya wa Amut (dengan nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati). (HR. Bukhari). (Riyadus Shalihin, jilid 1 halaman 410).

 

Lafadznya :

 

باسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوتُ

 

Bismika Allahumma Ahya wa Amut (dengan nama-Mu Ya Allah, aku hidup dan aku mati). (HR. Bukhari). (Riyadus Shalihin, jilid 1 halaman 410).


Doa Bangun Tidur


Dari Hudzaifah bin Yaman rodhiyallahu 'anhu berkata :

 

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ، قَالَ: بِاسْمِكَ أَمُوتُ وَأَحْيَا، وَإِذَا قَامَ قَالَ: الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

 

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila berada di tempat tidurnya, beliau berdo'a : “Dengan namaMu ya Allah aku matui dan aku hidup.” Dan apabila bangun dari tidur beliau berdo’a : “Segala puji bagi Allah yang menghidupkanku dan mematikanku dan kepadaNya lah kita dikembalikan.” (HR. Bukhari, hadist no. 6312).


Lafadznya :


الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ


Alhamdulillahil ladzi Ahyaana Ba’da Maa Amaatana wa Ilaihin Nusyur


Artinya : Segala puji bagi Allah yang menghidupkanku dan mematikanku dan kepadaNya lah kita dikembalikan


Doa Menjenguk Orang Sakit


Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam :

 

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا


"Allahumma Robbin Naas, Mudzhibal Baasi, Isfi, Antas Syaafi, Laa Syaafi illa Anta, Syifaa-an Yughodiru Saqoman"


Artinya : Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah dia. (Hanya) Engkaulah sang penyembuh, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi. (HR. Muslim, hadist no. 2191).


Doa Ketika Mengalami Kesulitan


Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu ‘anhuma berkata :

 

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ عِنْدَ الكَرْبِ: «لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ العَظِيمُ الحَلِيمُ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيمِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ»

 

Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengalami kesulitan beliau berdo’a : Laa Ilaaha Illallah Al-‘Azhiim Al-Haliim, Laa Ilaaha Illallah Robbul ‘Arsyil ‘Azhiim. Laa Ilaaha Illallah, Robbus Samaawaati Wa Robbul Ardhi Wa Robbul ‘Arsyil Kariim.


Artinya : Tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah yang Maha Agung dan Maha Santun. Tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Rabb yang menguasai ‘arsy, yang Maha Agung. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Rabb yang menguasai langit, Rabb yang menguasai bumi, dan Rabb yang menguasai ‘arsy, lagi Maha Mulia. (HR. Bukhari, hadist no. 6346).


Doa Agar diberi Jalan Keluar dari Masalah yang dihadapi


Dari Ibrahim bin Muhammad bin Muhammad bin Sa’ad, dari Ayahnya dari Kakeknya berkata :

 

كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: «أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِشَيْءٍ إِذَا نَزَلَ بِرَجُلٍ مِنْكُمْ كَرِبٌ، أَوْ بَلَاءٌ مِنْ بَلَايَا الدُّنْيَا دَعَا بِهِ يُفَرَّجُ عَنْهُ؟» فَقِيلَ لَهُ: بَلَى، فَقَالَ: " دُعَاءُ ذِي النُّونِ: لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

 

Kami duduk-duduk di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Maukah kalian aku kabarkan kepada kalian tentang suatu do’a, yang jika seorang membacanya saat dia susah, sempit penuh kesusahan pasti akan Allah berikan kepadanya jalan keluar? Para sahabat menjawab : Tentu. Nabi bersabda : Do’a Nabi Yunus ‘alaihis salam :


لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ


“Laa ilaaha illa Anta, Subhanaka inni kuntu minadz zolimin.”

 

Artinya : Tidak ada Tuhan  yang berhak disembah melainkan Engkau, Maha Suci Engkau (ya Allah ) sesungguhnya aku ini termasuk orang yang berbuat aniaya. (HR. Hakim, hadist no. 1864).


Doa Ketika Sedih


Do’anya :

 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالبُخْلِ وَالجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

 

“Allaahumma innii a’uudzu bika minal hammi wal hazani, wal ‘ajzi wal kasali, wal bukhli wal jubni, wa dhola’id-daini wa gholabatir-rijaal.”

 

Artinya : (Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari gundah gulana dan kesedihan, begitu juga dari kelemahan dan kemalasan, kekikiran, sifat penakut, lilitan hutang dan penindasan). (HR. Bukhari, hadist no. 2893).


Semoga bermanfaat.


Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.