Mempunyai anak adalah impian bagi suami istri di dunia ini. Karna dengan hadirnya buah hati, akan menambah kedamaian di dalam kehidupan rumah tangga mereka. Siapa sih yang tidak bergembira menyambut kelahiran seorang bayi.
Namun ada beberapa do’a yang
dianjurkan para ulama ketika mengucapkan selamat atas kelahiran seorang bayi.
Misalnya mengucapkan selamat kepada teman, tetangga ataupun saudara.
Ada beberapa do’a ucapan
atas lahirnya seorang bayi, di antaranya adalah :
1. Imam An-Nawawi
rohimahullah berkata di dalam kitabnya Al-Adzkar :
يُستحبّ تهنئة المولود له، قال
أصحابنا: ويُستحبّ أن يُهَنَّأ بما جاءَ عن الحسين رضي الله عنه أنه علَّم إنساناً
التهنئة فقال: قل: باركَ الله لكَ في الموهوب لك، وشكرتَ الواهبَ، وبلغَ أشدَّه،
ورُزقت برّه
“Dianjurkan untuk memberi selamat kepada orang yang melahirkan. Ulama
mazhab kami berkata : “Dianjurkan untuk memberi selamat sebagaimana riwayat
dari al-Husain rodhiyallahu ‘anhu bahwasannya beliau mengajari
seseorang ucapan selamat. Beliau berkata : “Barakallahu laka fil Mauhubi laka
wa syakartal wahib awa balagha asyuddahu wa ruziqta birrahu.’” Semoga
Allah memberkahimu atas pemberiannya kepadamu, engkau layak bersyukur, (semoga)
anakmu cepat dewasa dan engkau diberi rezeki berupa baktinya kepadamu. (Al-Adzkar,
jilid 1 halaman 289).
Lafadz Do’anya :
بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي
الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ
Barakallahu laka fil Mauhubi laka wa syakartal wahib awa balagha asyuddahu wa ruziqta birrahu
Artinya : Semoga
Allah memberkahimu atas pemberiannya kepadamu, engkau layak bersyukur, (semoga)
anakmu cepat dewasa dan engkau diberi rezeki berupa baktinya kepadamu.
ويُسْتَحَبُّ أن يردّ على المهنئ
فيقول: باركَ الله لك، وبارَك عليك، وجزاكَ الله خيراً، ورزقك الله مثلَه، أو
أجزلَ الله ثوابَك، ونحو هذا
Dan
dianjurkan pula untuk membalas ucapan selamat tersebut dengan : “Barakallahu
laka wa baraka ‘alaika, wa jazakallahu khairan, wa razaqakallahu mitslahu, atau Ajzalallahu
tsaawabaka, dan semisalnya.’” Semoga Allah juga memberkahimu dan
keberkahan atasmu. Semoga Allah memberi balasan kepadamu dan semoga Allah
memberi rezeki kepadamu dengan yang semisalnya. (Al-Adzkar, jilid 1 halaman
289).
Balasan
do’a di atas :
بَارَكَ اللهُ لَكَ، وَبَارَكَ
عَلَيْكَ، وَجَزَاكَ اللهُ خَيْراً، وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ
Baarakallah Laka, wa Baaroka 'alaika, wa Jazaakallahu Khoiron, wa Rozaqokallahu Mitslahu
Artinya : Semoga
Allah juga memberkahimu dan keberkahan atasmu. Semoga Allah memberi balasan
kepadamu dan semoga Allah memberi rezeki kepadamu dengan yang semisalnya.
2. Imam At-Thabroni rohimahullah
meriwayatkan sebuah do’a sebagaimana disebutkan di dalam kitabnya Ad-Du’a
Litthobroni :
كَانَ أَيُّوبُ إِذَا هَنَّأَ
رَجُلًا بِمَوْلُودٍ قَالَ:جَعَلَهُ اللَّهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَعَلَى أُمَّةِ
مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Ayyub
biasanya jika memberi selamat atas kelahiran bayi dia berdo’a : “Ja’alallahu
Mubarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Semoga Allah menjadikan
berkah karunia yang diberikan kepadamu dan kepada umat Muhammad shallallahu
‘alaihi wa sallam.” (Ad-Du’a Litthobroni no. 946, jilid 1 halaman 294).
Lafadz do'anya :
Ja’alallahu Mubarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam
Artinya : Semoga Allah menjadikan berkah karunia yang diberikan kepadamu dan kepada umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
Do’a di atas juga diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunya di dalam kitabnya An-Nafaqoh alal ‘Iyal Li Ibni Abi Ad-Dunya no. 202, jilid 1 halaman 366).
Di dalam kitab Arsyif Muntada
Al-Alukah pengarang mengomentari do’a di atas :
وهذا سندٌ حسنٌ
Do’a ini sanadnya Hasan. (Arsyif
Muntada Al-Alukah).
Begitu juga disebutkan di
dalam kitab Arsyif Multaqo Ahlul Hadist :
وثبت هذا الدعاء بسندٍ حسن
Dan telah
ditetapkan bahwa do’a ini sanadnya Hasan. (Arsyif Multaqo Ahlul Hadist, jilid
104, halaman 137).
Maksud 2 perkataan yang
mengatakan Sanadnya Hasan adalah do’a yang diriwayatkan sama seperti di atas.
Inilah do’a yang dibaca
ketika mengucapkan selamat atas kelahiran seorang bayi. Memang hukumnya bukan
wajib, namun para ulama menganjurkan membaca do’a seperti di atas.
Boleh gak baca do’a yang
lain? Jawabannya boleh. Do’a di luar ibadah itu sifatnya bebas. Jadi boleh
berdo’a apa saja. Hanya saja para ulama menganjurkan membaca do’a seperti
lafadz di atas.
Semoga bermanfaat.
Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi