logo

Ini Batas Akhir Waktu Shalat Isya Menurut Para Ulama | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :


Assalamualaikum ustadz. Ijin bertanya. Batasan akhir sholat isya itu sampai pertengahan mlm jm 00.00 apa mendekati sholat subuh. Kira-kira jam 3.30. terima kasih


Dari : Wiwin Putri


Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp


Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.


Para ulama berbeda pendapat mengenai batasan akhir shalat Isya.

 

1. Pendapat pertama mengatakan bahwa batas akhir shalat Isya adalah pertengahan malam.

 

Ini adalah pendapat Imam Syafi'i, Ibnul Mubarok, At-Tsauri, Ishaq, Abu Tsaur dan yang lainnya.

 

Dalilnya adalah dari Abdullah bin 'Amr rodhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

 

فَإِذَا صَلَّيْتُمُ الْمَغْرِبَ فَإِنَّهُ وَقْتٌ إِلَى أَنْ يَسْقُطَ الشَّفَقُ، فَإِذَا صَلَّيْتُمُ الْعِشَاءَ فَإِنَّهُ وَقْتٌ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ

 

Apabila kalian telah shalat maghrib, maka itu waktunya, sampai hilang warna merah di ufuk barat. Lalu setelah kalian shalat isya, itulah waktunya, sampai pertengahan malam. (HR. Muslim, hadist no. 612).

 

2. Pendapat kedua mengatakan bahwa batas akhir shalat Isya adalah sampai masuk waktu subuh.

 

Ini adalah pendapat mazhab Hanafi dan lainnya.

 

Dalilnya adalah dari Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu 'anha berkata :

 

أَعْتَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ حَتَّى ذَهَبَ عَامَّةُ اللَّيْلِ، وَحَتَّى نَامَ أَهْلُ الْمَسْجِدِ، ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى، فَقَالَ: «إِنَّهُ لَوَقْتُهَا لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي»

 

Suatu malam Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendirikan shalat 'atamah (isya') sampai berlalu malam dan penghuni masjid pun ketiduran, setelah itu beliau datang dan shalat. Beliau bersabda : "Sungguh ini adalah waktu shalat isya' yang tepat, sekiranya aku tidak memberatkan umatku." (HR. Muslim, hadist no. 638).

 

3. Pendapat ketiga bahwa batas waktu shalat Isya adalah sepertiga malam, ini merupakan waktu ikhtiyari (pilihan). Sedangkan waktu daruratnya adalah sampai masuk waktu Subuh.

 

Waktu darurat ini seperti dia ketiduran ataupun wanita baru selesai haid atau sebagainya.

 

Ini merupakan pendapat ulama Hanabilah.

 

Dalilnya adalah dari Abu Sa'id Al-Khudry rodhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bercerita ketika beliau di imami oleh Malaikat Jibril :

 

وَصَلَّى الْعِشَاءَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ الْأَوَّلِ

 

Dan beliau shalat Isya sampai sepertiga malam awal. (HR. Ahmad, hadist no. 11249).

 

Sedangkan ulama mazhab Maliki berpendapat bahwa batasan shalat Isya sampai sepertiga malam tanpa adanya ketentuan seperti di atas.

 

Inilah pendapat para ulama mazhab mengenai batas akhir shalat Isya.

 

Memang kebanyakan ulama membolehkan untuk mengerjakan shalat Subuh sampai sepertiga malam, pertengahan ataupun sampai masuk waktu Subuh.

 

Namun kembali lagi kepada diri sendiri. Jika sekiranya bisa mengerjakan shalat Isya dengan tepat waktu maka kerjakanlah pada waktu itu. Karna setelah itu dia bisa mengerjakan pekerjaan yang lain tanpa takut kehabisan waktu shalat.

 

Semoga bisa dipahami.

 

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.