logo

Hukum Mengkreditkan Emas dan Dijual Lagi dan dikembalikan berupa Uang | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :


Assalamualikum ustad.trs bagaimana hukumnya semisal ada orang yg mengkreditkan emas.tpi sebenarnya orang yg berhutang emas itu sebenarnya butuh uang..jdi emasnya di jual lgi supaya bisa dpt uang..itu haram atau tidak?trs semisal emas belinya hrga 300 per gram nanti dj kteditkan tpi mengembalikannya berupa uang di hitung  mjd 400rb pergramnya


Dari : Winarti


Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp


Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.


Kembali ke konsep awal, bahwa menurut Imam Ibnul Qoyyim, jika emas tidak lagi menjadi alat tukar, maka status riba dalam penukaran tidak lagi berfungsi, artinya berubah statusnya sebagaimana yang sijelaskan pada jawaban sebelumnya.

 

Boleh. Karena sistem kredit juga pernah diterapkan oleh Rasulullah kepada kaum kafir.

 

Mana dalilnya?

 

Dari Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu 'anha berkata :

 

اشْتَرَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ يَهُودِيٍّ طَعَامًا بِنَسِيئَةٍ، وَرَهَنَهُ دِرْعَهُ

 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membeli sebagian bahan makanan dari seorang yahudi dengan pembayaran dihutang dan beliau juga menggadaikan perisai kepadanya.(HR. Bukhari, hadist no. 2096).

 

Di antara para ulama yang membolehkan tersebut adalah : Ulama-ulama Mazhab, Imam As-Syirazi dalam Al-Majmu' Syarah Muhazzab jilid 13 halaman 16 Karangan Imam Nawawi, Imam As-Syathibi rohimahullah dalam Al-Muwafaqat Jilid 4 Halaman 41, Imam Az-Zarqani, Syekhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah, Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah.

 

Sedangkan dari ulama kontemporer yang membolehkan adalah Syekh Abdul Aziz bin Baz rohimahullah, Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rohimahullah. Dan para ulama lainnya.

 

 

Para ulama berdalil dengan keumuman ayat ini :

 

Allah berfirman :

 

وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا

 

Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.(QS. Al-Baqarah : 275).

 

Dan di dalam mu'amalah asal hukum segala sesuatu adalah boleh.

 

Sebuah qoidah ushul fiqh menyebutkan :

 

الأصل في الأشياء الإباحة

 

Asal hukum setiap sesuatu (perkara muamalah) adalah boleh.

 

Oleh karnanya kredit itu boleh, dan kredit emas juga telah difatwakan oleh MUI akan kebolehannya.

 

Semoga bisa dipahami.

 

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.