logo

Islam akan Kembali dianggap Asing di Akhir Zaman | Konsultasi Muslim



Islam dulu datang dalam keadaan asing pada mula kemunculannya saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendakwahkannya kepada kaum kafir Quraisy. Mereka menganggap Islam itu asing karena nenek moyang mereka tidak pernah mempraktekkan ajaran seperti yang diajarkan oleh Islam yang dibawa oleh baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali menegaskan bahwa Islam akan kembali dianggap asing oleh manusia di muka bumi ini di akhir zaman.


Dari Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ


Islam datang dalam keadaan asing, dan akan kembali dalam keadaan asing. Sungguh beruntunglah orang yang dianggap asing. (HR. Muslim, hadist no. 145).


Telah menceritakan kepadaku Katsir bin Abdullah bin ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid bin Milhah, dari Ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


إِنَّ الدِّينَ لَيَأْرِزُ إِلَى الحِجَازِ كَمَا تَأْرِزُ الحَيَّةُ إِلَى جُحْرِهَا، وَلَيَعْقِلَنَّ الدِّينُ مِنَ الحِجَازِ مَعْقِلَ الأُرْوِيَّةِ مِنْ رَأْسِ الجَبَلِ، إِنَّ الدِّينَ بَدَأَ غَرِيبًا وَيَرْجِعُ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ الَّذِينَ يُصْلِحُونَ مَا أَفْسَدَ النَّاسُ مِنْ بَعْدِي مِنْ سُنَّتِي


Sesunggunya agama (Islam) akan kembali bersarang ke Hijaz sebagaimana ular bersarang ke liangnya, dan pasti agama ini akan terbentengi dengan Hijaz sebagaimana kambing betina menjadikan puncak gunung sebagai benteng. Sesungguhnya Islam itu bermula dalam keadaan asing dan akan kembali asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing, yaitu orang orang yang memperbaiki salah satu dari sunnahku yang telah dirusak oleh orang-orang setelahku. (HR. At-Tirmidzi, hadist no. 2630).


Imam At-Tirmidzi rohimahullah mengatakan :


هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ


Hadist ini derajatnya hasan (bagus). (Sunan At-Tirmidzi, jilid 4 halaman 314).


Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata seperti itu 1400 tahun yang lalu, dan apa yang diprediksi oleh Rasulullah sekarang terbukti, di mana manusia menganggap ajaran Islam itu aneh dan tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka, bahkan orang-orang Islam sendiri yang tergolong kepada orang-orang munafik juga merasa ajaran Islam itu asing, sehingga mereka ikut-ikutan melanggar syari’at Islam dengan cara membiarkan Islam ditindas, para ulama dikriminalisasi bahkan mereka ikut-ikutan dalam menjatuhkah kehormatan kaum muslimin. Dan orang-orang munafik ini nanti akan di azab di dalam neraka yang paling bawah.


Allah berfirman :


إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا


Sesungguhnya orang-orang munafik itu di tempatkan pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. (QS. An-Nisa’ : 145).


Na’udzubillah, sungguh mengerikan sekali azab dari Allah untuk orang-orang munafik, mereka akan diazab di neraka yang paling bawah, sungguh panasanya api neraka itu, namun orang-orang munafik tidak menyadarinya sewaktu di dunia. Mereka terlena dengan uang yang banyak serta kemewahan dunia. Orang-orang munafik itu lupa bahwa kemewahan itu hanya sementara, dan semua kemewahan yang dipunyai akan tinggal di dunia, hanya amal ibadahlah yang bisa menolong di akhirat.


Bisa disaksikan sekarang, khusunya di negara kita tercinta, betapa banyak para ulama dikriminalisasi, direndahkan kehormatannya dan Islam berulang kali disudutkan di negara yang mayoritas muslim. Ajaran Islam seakan-akan dianggap asing oleh Sebagian orang disebabkan tidak belajar ilmu agama. Ulama menyeru agar menjalankan syari’at Islam dihina, dituduh sok suci, sok ikut campur urusan orang, ulama menjadi target serangan. Na’udzubillah. Ingatlah bahwa ini adalah salah satu tanda bahwa kita berada di penghujung zaman, di mana banyaknya orang yang rusak akal pikirannya di dengar omongannya, padahal isinya bertentangan dengan ajaran Islam. Kebenaran dianggap kebohongan dan kebongan dianggap kebenaran. Jika seorang muslim menemukan zaman seperti ini, maka dia berada di penghujung zaman. Bersiaplah menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi di akhir zaman itu dan lihatlah kebenaran hadist Nabi yang pernah diucapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam 1400 tahun yang lalu serta saksikan kejadian itu.


Namun, sejahat apapun mereka terhadap Islam dan ulama, mereka juga akan hancur-sehancurnya. Ingatlah ketika Nabi Musa ‘alaihis salam mengajak Fir’aun untuk menyembah Allah dengan ajakan yang lembut, tapi Fir’aun tidak menerimanya dan malah mengancam Nabi Musa beserta pengikutnya dengan ancaman bunuh.


Pada waktu itu Fir’aun punya semuanya untuk membunuh Nabi Musa ‘alaihis salam berserta pengikutnya. Namun pada akhirnya kejahatan dan kezaliman akan dikalahkah Allah, bahkan dengan cara yang mengenaskan, di mana belum pernah terjadi kepada kaum-kaum sebelumnya, dan Allah menceritakan kejadian itu di dalam Al-Qur’an.


Allah berfirman :


فَانْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَأَغْرَقْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ بِأَنَّهُمْ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا عَنْهَا غَافِلِينَ


Kemudian Kami menghukum mereka, maka Kami tenggelamkan mereka di laut disebabkan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka adalah orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami itu. (QS. Al-A’raf : 136).


Islam datang dalam keadaan asing dan di akhir zamanpun akan kembali dianggap asing oleh manusia, bahkan di saat sebagian manusia ingin memperbaiki akhlak dan ajaran Islam yang hampir hilang, maka orang-orang munafik dari orang Islam dan selainnya malah mencelanya serta memusuhinya. Akan tetapi Allah tidak tidur, Allah menyaksikan semuanya dan pada akhirnya Allah akan memenangkan perjuangan hamba-Nya yang berjuang membela agamanya serta menghancurkan sehancur-hancurnya kejahatan dan kezaliman di muka bumi ini.


Ya Allah, siapapun yang menampakkan kekuasaanya kepada manusia di muka bumi ini dan mereka kenzalimi kaum muslimin, hancurkan kekuasaan mereka sehancur-hancurnya Ya Rob, karena Engkau Maha Kuasa segala sesuatu. Tunjukkanlah yang haq itu haq dan batil itu batil Ya Allah. Tumbuhkan ketakutan dan sifat tidak tenang di hati siapapun yang telah menzalimi kaum muslimin Ya Rahman dan tunjukkanlah bahwa kekuasaanMu lebih besar daripada kekuasan mereka serta berikanlah balasan kepada siapapun yang berniat ingin menjatuhkan Islam dan para ulama. Aamiin Ya Allah Ya Robbal ‘Aalamiin.


Semoga bermanfaat.


Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.