logo

Bolehkah Me-Screenshot Status Orang Lain? | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :


Assalamu'alaikum ustadz. Saya mau tanya  mescreenshot/ mengcopy posting orang lain dengan tujuan nge-share untuk  kebaikan apa hukum nyaa ustadz.


Dari : Handayani


Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp


Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.


Jika me-screenshot untuk hal kebaikan seperti untuk menanyakan suatu berita yang ditulis apakah benar atau tidak, atau men-share tulisan tersebut agar dibaca oleh orang lain, maka hal ini boleh.

 

Begitu juga misalnya me-screenshot status orang dengan tujuan meluruskan tudahan atau tulisannya, maka boleh hukumnya.

 

Akan tetapi jika hal itu digunakan untuk menjatuhkan orang yang membuat status, maka hal ini dilarang karna jatuhnya bisa kepada ghibah.

 

Sedangkan Islam melarang kita dari hal itu.

 

Sebuah qoidah ushul fiqh menyebutkan :

 

الحكم يدور مع العلة وجودا وعدما

 

Hukum itu berputar beserta 'illatnya (sebabnya), baik dari sisi wujudnya maupun ketiadaannya 'illatnya.

 

Artinya suatu perbuatan itu boleh atau tidaknya tergantung sebab dan akibat yang ditimbulkan dan untuk apa digunakan.

 

Jika digunakan untuk kebaikan, maka boleh. Akan tetapi jika digunakan untuk keburukan, seperti untuk menjatuhkan yang bersangkutan, maka hal ini haram hukumnya dan dilarang di dalam Islam.

 

Semoga bisa dipahami.

 

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.