logo

Memajang Foto Ulama Yang Sudah Wafat, Corona Tidak Masuk Ke Rumah? | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Maaf ustadz mau minta bantuan, beredar video di medsos (fb) ada seorang bapak² bilang jika virus corona tidak akan masuk rumah jika di rumah tersebut di pajang foto seorang ulama (kyai, mbah) yang sudah wafat, saya tau itu perbuatan yang salah ustadz.

Saya minta dalil untuk menolak hal itu ustadz, agar saya bisa menyampaikan hal yang benar kepada orang tua² di kampung saya.

Mohon bimbingannya ustadz. Terimakasih.

Dari : Ummu Ukasyah

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Memajang foto ulama di rumah tidak akan berdampak apapun dan tidak akan berpengaruh apapun terhadap virus corona ini, karena foto ulama tersebut tidak bisa mendatangkan manfaat dan mudorot. Akan tetapi yang bisa mendatangkan manfaat dan muforot hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Allah berfirman :

قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلَا ضَرًّا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۚ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ ۚ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ


Katakanlah : "Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman. (QS. Al-A'raf : 188).

Semua yang ada di dunia ini terjadi atas izin Allah. Tidak satu makhluk Allah pun yang bisa memberikan manfaat maupun mudorot.

Orang-orang yang sudah meninggal itu menolong dirinya saja dia tidak bisa, bagaimana mungkin dia bisa menolong orang lain?

Bagaimana mungkin hanya dengan memajang fotonya di rumah-rumah bisa menolak corona?

Hal ini tidak dibenarkan di dalam Islam sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah di atas surat Al-A'raf ayat 188 bahwa makhluknya yang masih hidup sekalipun tidak bisa memberikan manfaat dan mudorot. Bagaimana mungkin orang-orang yang sudah meninggal bisa menolong untuk menolak virus corona masuk ke dalam rumah hanya sebatas memajang fotonya saja di dalam rumah.

Ini merupakan khurofat yang harus dihilangkan dari kehidupan kita.

Allah berfirman :

وَإِنْ يَرَوْا كُلَّ آَيَةٍ لَا يُؤْمِنُوا بِهَا وَإِنْ يَرَوْا سَبِيلَ الرُّشْدِ لَا يَتَّخِذُوهُ سَبِيلًا وَإِنْ يَرَوْا سَبِيلَ الْغَيِّ يَتَّخِذُوهُ سَبِيلًا ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَذَّبُوا بِآَيَاتِنَا وَكَانُوا عَنْهَا غَافِلِينَ

Mereka jika melihat tiap-tiap ayat (Ku), mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya. (QS. Al-A'raf : 146).

Ada orang-orang yang tau bahwa Al-Qur'an melarangnya, namun mereka mendustakan ayat-ayat Allah. Mereka tetap melakukan apa yang mereka kerjakan dengan hawa nafsu mereka. Mengerjakan sesuatu tanpa ilmu sehingga akhirnya beramal tanpa ilmu bisa menyesatkan manusia dari jalan yang diridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Luruskan aqidah kita dengan selalu menuntut ilmu agama dan tidak mengamalkan sesuatu, kecuali berdasarkan ilmu dan keyakinan yang benar yang berasal dari Al-Qur'an, Hadist dan apa yang disampaikan oleh para ulama kita.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.