logo

Keutamaan Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu ‘anha | Konsultasi Muslim



Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu 'anha adalah salah satu istri yang dicintai oleh baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sampai-sampai Allah membela kehormatan Aisyah rodhiyallahu 'anha dengan diturunkan wahyu kepada baginda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan ditulis dalam Al-Qur'an.

Apa-apa saja keutamaan Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu 'anha?

1. Aisyah rodhiyallahu ‘anhasatu-satunya wanita yang perawan yang dinikahi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

2. Aisyah wanita yang paling dicintai Rasulullah.

Dari Abu Usman berkata, ‘Amr bin Ash rodhiyallahu ‘anhu menceritakan kepadaku ; “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutusnya ke pasukan Dzatul Tsulaasil, maka aku mendekati Rasulullah dan bertanya :

أَيُّ النَّاسِ أَحَبُّ إِلَيْكَ؟ قَالَ: «عَائِشَةُ»، فَقُلْتُ: مِنَ الرِّجَالِ؟ فَقَالَ: «أَبُوهَا»

Siapa orang yang paling engkau cintai?” Beliau menjawab, “Aisyah”. Ditanya lagi, “Kalau dari laki-laki?” Beliau menjawab, “Ayahnya (Abu Bakar Ash-Shiddiq). (HR. Bukhari, hadist no. 3662).

3. Wahyu turun ketika Rasulullah satu selimut dengan Aisyah, dan tidak pernah terjadi dengan istri-istri Rasulullah yang lainnya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

يَا أُمَّ سَلَمَةَ لاَ تُؤْذِينِى فِى عَائِشَةَ ، فَإِنَّهُ وَاللَّهِ مَا نَزَلَ عَلَىَّ الْوَحْىُ وَأَنَا فِى لِحَافِ امْرَأَةٍ مِنْكُنَّ غَيْرِهَا

Wahai Ummu Salamah, jangan engkau menyakiti aku lantaran ‘Aisyah karena sesungguhnya demi Allah tidak pernah turun kepadaku wahyu sedang aku berada di selimut seorang istriku di antara kamu, kecuali dia (Aisyah).” (HR. Bukhari, hadist no. 3775).

4. Allah langsung membela Aisyah melalui turunnya ayat Al-Qur’an kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sekaligus pembebasan dari tuduhan orang-orang munafik, dan akan dibaca ayat tersebut sampai hari kiamat.

Ayat tersebut adalah Allah berfirman :


إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْ لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِ وَالَّذِي تَوَلَّى كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. (QS. An-Nur : 11).

Dan ayat-ayat lainnya yang menceritakan sekaligus pembelaan terhadap Ummul Mukminin Aisyah terhadap tuduhan dan fitnah keji orang-orang munafik.

5. Tayamum disyari’atkan karena Aisyah yang kehilangan kalung dan rombongan Rasulullah tidak mendapatkan air, maka disyari’atkan tayamum.

Diceritakan dari Hisyam bin ‘Urwah, dari ayahnya dari Aisyah rodhiyallahu ‘anha berkata :

أَنَّهَا اسْتَعَارَتْ مِنْ أَسْمَاءَ قِلاَدَةً فَهَلَكَتْ، فَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا فَوَجَدَهَا، «فَأَدْرَكَتْهُمُ الصَّلاَةُ وَلَيْسَ مَعَهُمْ مَاءٌ، فَصَلَّوْا، فَشَكَوْا ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ آيَةَ التَّيَمُّمِ» فَقَالَ أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ لِعَائِشَةَ: جَزَاكِ اللَّهُ خَيْرًا ، فَوَاللَّهِ مَا نَزَلَ بِكِ أَمْرٌ تَكْرَهِينَهُ إِلاَّ جَعَلَ اللَّهُ ذَلِكِ لَكِ وَلِلْمُسْلِمِينَ فِيهِ خَيْرًا

Bahwa Aisyah meminjam kalung dari Asma' dan kalung tersebut hilang. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus seorang sahabat dan menemukannya. Dan waktu shalat telah datang sementara rombongan Rasulullah tidak mendapatkan air, maka mereka shalat dan mengadukan kejadian tersebut kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Allah menurunkan ayat berkenaan dengan Tayamum. Maka Usaid bin Hudhair berkata kepada Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu ‘anha : Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan. Demi Allah, tidaklah menimpamu sesuatu yang engkau benci melainkan Allah menjadikan padanya kebaikan bagimu dan bagi kaum muslimin. (HR. Bukhari, hadist no. 336).

Dan masih banyak keutamaan lainnya yang kesemua itu menunjukkan keistimewaan Ummul Mukminin Aisyah rodhiyallahu ‘anha. Begitu cintanya baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada istri beliau, ummul mukminin Aisyah rodhiyallahu ‘anha yang Allah bela langsung kehormatannya melalui ayat yang diturunkan, dan ayat itu dibaca oleh kaum muslimin sampai hari kiamat, karena tak akan ada yang bisa merubah Al-Qur’an, sebab Allah yang menjaga kemuliaan Al-Qur’an.

Allah berfirman :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَٰفِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (QS. Al-Hijr : 9).

Semoga bermanfaat.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.