logo

Jumlah Bilangan Ayat dalam Al-Qur’an | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamualaikum ustadz mau nanya. Ada yang bilang jumlah ayat dalam Al-Qur'an 6666 ayat ada yang bilang 6236 ayat?

Dari : Al-Kaff

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Perlu diketahui bahwa para ulama berbeda pendapat mengenai jumlah ayat di dalam Al-Qur'an. Perbedaan ini ada disebabkan beda mazhab dalam menghitung jumlahnya.

Imam Ibnu Katsir rohimahullah berkata di dalam kitab tafsirnya Tafsir Al-Qur'an Al-'Adzim :


فَأَمَّا عَدَدُ آيَاتِ الْقُرْآنِ فَسِتَّةُ آلَافِ آيَةٍ، ثُمَّ اخْتُلِفَ فِيمَا زَادَ عَلَى ذَلِكَ عَلَى أَقْوَالٍ، فَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ يَزِدْ عَلَى ذَلِكَ، وَمِنْهُمْ مَنْ قَالَ: وَمِائَتَا آيَةٍ وَأَرْبَعُ آيَاتٍ، وَقِيلَ: وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ آيَةً، وَقِيلَ: وَمِائَتَانِ وَتِسْعَ عَشْرَةَ، وَقِيلَ: وَمِائَتَانِ وَخَمْسٌ وَعِشْرُونَ آيَةً، وَسِتُّ وَعِشْرُونَ آيَةً، وَقِيلَ: وَمِائَتَا آيَةٍ، وَسِتٌّ وَثَلَاثُونَ آيَةً. حَكَى ذَلِكَ أَبُو عَمْرٍو الدَّانِيُّ فِي كِتَابِ الْبَيَانِ

Dan adapun jumlah ayat di dalam Al-Qur'an berjumlah 6000 ayat. Kemudian para ulama berbeda pendapat tentang angka yang lebih dari angka itu. Di antara mereka berpendapat, tidak lebih dari 6 ribu ayat. Ada yang berkata : 6204 ayat. Ada yang berkata : 6014 ayat. Ada juga yang mengatakan : 6219 ayat. Ada yang berkata : 6225 atau 6226 ayat. Dan ada yang mengatakan, 6236 ayat. Dan pendapat ini disebutkan oleh Abu 'Amr Ad-Dani di dalam kitab Al-Bayan. (Tafsir Ibnu Katsir, jilid 1 halaman 98).

Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan jumlahnya. Dan tentu karena faktor beda mazhab dalam menghitung jumlahnya. Seperti misalnya ada di antara ulama yang memasukkan "basmalah" kedalam surat alfatihah dan sebagian lainnya tidak memasukkannya. Dan masih banyak perbedaan pendapat lainnya, sehingga berbeda jumlah dan hitungan ayat dari masing-masing mazhab dalam menentukan jumlah ayatnya.

Mana yang benar? Allahu a'lam. Semuanya benar insyaAllah karena memiliki metode yang berbeda-beda. Dan semua itu bagian dari ijtihad para ulama. Dan satu ijtihadtidak bisa membatalkan ijtihad lainnya.

Hal ini berdasarkan qoidah fiqih yang menyebutkan :

الإجتهاد لاينقد بالإجتهاد

Satu ijtihad tidak bisa membatalkan ijtihad lainnya.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.