logo

Hukum Membuat Kue Berbentuk Makhluk Hidup | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu’alikum Ustadz.

Apa hukumya kita umat islam jaman sekarang mengkonsumsi makanan yang mempunyai bentuk atau karakter benda hidup, seperti permen, kuker atau cake yang berbentuk hewan, atau karakter" kartun lainnya?

Terus apa pula hukumnya buat pembuat atau produsennya (soalnya jaman sekarang hal itu sdh lumrah kita temui sebagai penambah daya tarik buat konsumen khususnya kalangan anak" dan remaja.

Dari : Riqah Sri Afifah

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Membuat kue ataupun makanan apapun berbentuk hewan, kartun atau makhluk yang bernyawa hukumnya haram. Karena termasuk gambar yang 3 dimensi. Dan gambar 3 dimensi tersebut berbentuk seperti asli.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :


كُلُّ مُصَوِّرٍ فِي النَّارِ ، يَجْعَلُ لَهُ بِكُلِّ صُورَةٍ صَوَّرَهَا نَفْسًا فَتُعَذِّبُهُ فِي جَهَنَّم

Setiap pembuat gambar tempatnya di neraka. Kelak Allah akan membuatkan untuknya gambar yang pernah dia buat (semasa di dunia) lalu gambar itu menyiksa dirinya di neraka Jahannam. (HR. Muslim, hadist no. 2110).

Jika dia membuat kue berbentuk gambar 3 dimensi, maka masih diperbolehkan. Begitu juga menggambar orang misalnya dengan pulpen di buku gambar, masih ada ulama yang membolehkannya karena termasuk gambar 2 dimensi. Beda halnya jika yang dia buat gambar yang 3 dimensi, maka para ulama mengharamkannya berdasarkan hadist di atas.

Dan perlu diketahui, kue yang dibentuk hewan tersebut termasuk gambar 3 dimensi. Beda jika dia menggambarnya di buku gambar, maka termasuk 2 dimensi karena tidak dibentuk secara langsung.

Buatlah kue yang biasa-biasa saja dan enak dipandang. Kue yang berbentuk hewan yang bernyawa tidaklah enak dipandang dan tidak nyaman.

Bagaimana dengan orang yang membeli?

Memang pada hakikatnya orang yang membeli tidak mendapat dosa jika membeli kue-kue berbentuk hewan bernyawa tersebut karena dia hanya sebagai pembeli. Hanya saja jangan dibeli kue-kue seperti ini karena kue yang dibuat tidak diperbolehkan di dalam Islam.

Diharamkan bukan dalam artian bukan makanannya yang haram, akan tetapi bentuk makanannya yang diharamkan. Namun jangan dibeli kue-kue seperti ini karena menyalahi aturan di dalam Islam.

Beli lah kue-kue yang biasa saja dan normal bentuknya. Daripada membeli kue-kue yang aneh dan tidak nyaman ketika dipandang, ditambah haram hukumnya di dalam Islam membuat gambar 3 dimensi.

Sekali lagi yang diharamkan bukan makanannya, karena makanannya insyaAllah terbuat dari sesuatu yang halal karena penjualnya muslim. Dan yang diharamkan di sini adalah bentuk kue yang dia buat, sebab berbentuk makhluk yang bernyawa dan termasuk gambar 3 dimensi. Itulah alasan diharamkannya.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.