logo

Suami Selingkuh, Apakah Anak Perempuannya Akan diperlakukan Sama Oleh Suaminya Kelak? | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Ustadz..

Afwan ada yang titip pertanyaan..

Apa benar jika suami suka selingkuh dan bohongi istri terus terusan (bilang udah insaf tapi ternyata belum). Kelak anak perempuannya akan diperlakukan sama oleh suaminya, seperti ayahnya memperlakukan ibunya?

Dari : Coklat Ceria Jogja

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Allah berfirman :

وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ

Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. (QS. Fatir : 18).


Syekh al-Utsmani al-Hindi al-Hanafi rohimahullah mengomentari ayat diatas di dalam kitab Izhar al-Haq jilid 1 halaman 114 :

النفس التي تخطئ فهي تموت والابن لا يحمل إثم الأب، والأب لا يحمل إثم الابن، وعدل العادل يكون عليه ونفاق المنافق يكون عليه" فعلم من هذه الآية أن أحداً لا يؤخذ بذنب غيره وهو الحق كما وقع في التنزيل {ولا تَزِرُ وازرةٌ وِزْرَ أخرى}

"Seseorang yang berdosa akan mati dan seorang anak tidak membawa dosa ayahnya. Dan seorang ayah tidak membawa dosa anaknya. Keadilan akan berada paling atas, sedangkan kemunafikan berada pada posisi paling bawah. Dan diketahui dari ayat ini bahwa seseorang tidak mengambil dosa orang lain dan ini adalah benar sebagaimana yang diturunkan di dalam Al-Qur'an : " Sesungguhnya seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain." (QS. Fatir : 18).

Oleh sebab itu, jika ayahnya berbuat salah, anak-anaknya tidak akan merasakan seperti kelakuan ayahnya terdahulu. Karena memang kehidupan seseorang sudah ditakdirkan oleh Allah dan ditentukan semenjak dalam kandungan.

Kecuali anak wanitanya tersebut di waktu dewasa memilih suami yang berakhlak buruk, maka boleh jadi kejadian yang menimpa ibunya bisa dirasakan olehnya juga. Dengan catatan bukan karena kelakuan ayahnya terdahulu, akan tetapi karena kesalahan dia sendiri dalam memilih suami yang tidak sesuai dengan perintah agama.

Oleh sebab itu hendaklah memperhatikan perintah agama, baik dalam memilih jodoh, dalam hal bersuci, ataupun yang lainnya. Agar tidak melenceng dan tersesat dari jalan yang benar dan agar selalu berada pada jalan yang di ridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Maka dari itu berbuat baiklah kepada siapapun, karena kebaikan akan dibalas dengan kebaikan pula insyaAllah. Dan itu merupakan janji Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Allah berfirman :

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). (QS. Ar-Rahman : 60).

Semoga Allah memudahkan segala urusan kita. Aamiin.

Semiga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.