logo

Hukum Mengaminkan Do’a Non Muslim Menurut Islam | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Asalamu'alaikum ustad. Mau tanya. Kalo kita doa rame-rame terus yang bawa doa non muslim itu boleh gak kita amini atau gimana pak ustad?soalnya saya mualaf.

Dari : Anak Rantau

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Ada sebuah qoidah ushul fiqh menyebutkan :

الحكم يدور مع العلة وجودا وعدما

Hukum itu berputar beserta illat (sebabnya), baik ketika illatnya ada maupun tidak ada.

Menghukumi sesuatu haruslah memperhatikan illat (sebabnya) terlebih dahulu, kenapa begitu dan apa alasannya.

Dalam hal mengaminkan do'a orang kafir, para ulama sebenarnya berbeda pendapat, tetapi akan saya bawakan pendapat yang menengahi perbedaan pendapat-pendapat ulama tersebut.

Imam Ibnu Hajar al-Haitami rohimahullah berkata di dalam kitab Tuhfatul Muhtaj Syarah al-Minhajjilid 3 halaman 75 :

ثُمَّ رَأَيْت الْأَذْرَعِيَّ قَالَ إطْلَاقُهُ بَعِيدٌ، وَالْوَجْهُ جَوَازُ التَّأْمِينِ بَلْ نَدْبُهُ إذَا دَعَا لِنَفْسِهِ بِالْهِدَايَةِ وَلَنَا بِالنَّصْرِ مَثَلًا وَمَنْعُهُ إذَا جَهِلَ مَا يَدْعُو بِهِ؛ لِأَنَّهُ قَدْ يَدْعُو بِإِثْمٍ أَيْ بَلْ هُوَ الظَّاهِرُ مِنْ حَالِهِ

Kemudian saya pernah melihat al-Adzru'i berkata : "Semua do'a orang kafir tidak boleh diaminkan". Terlalu jauh membatasinya. Dan ada pendapat bahwa boleh mengaminkan do'a orang kafir, bahkan dianjurkan dianjurkan, apabila do'a yang dia panjatkan adalah permohonan hidayah untuk dirinya, atau do'a permohonan pertolongan untuk kita (Orang-orang Islam) misalnya, dan dilarang apabila kita tidak mengetahui apa yang mereka do'akan, karena bisa jadi dia memanjatkan do'a yang mengandung dosa. Bahkan itu yang bisa saja terjadi, melihat latar belakang agamanya.

Berdasarkan pendapat Imam Al-Haitami rohimahullah bahwa ada 2 kondisi yang harus diperhatikan dalam mengaminkan do'a mereka (orang-orang kafir) :

1. Jika do'a yang mereka panjatkan agar mendapat hidayah Islam dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, ataupun mendo'akan kebaikan atau keselamatan bagi kaum Muslimin, maka boleh hukumnya mengaminkan do'a mereka.

2. Akan tetapi, jika do'a yang mereka panjatkan tidak diketahui artinya, ataupun takut jika mereka mendo'akan yang buruk-buruk bagi kaum Muslimin, atau takut mereka memanjatkan do'a yang mengandung dosa, maka dilarang untuk mengaminkannya.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.