logo

Hukum Berbohong Atas Nama Allah | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum. Bismillah.

Ustadz afwan mau tanya. Apa hukumnya orang yang mengandalkan kata-kata Demi Allah untuk membohongi orang lain agar percaya sama dia dan bagaimana cara menasehati nya.

Syukron sebelumnya Ustadz

Dari : Coklat Jogja

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Allah berfirman :

قُلْ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ ﴿٦٩ مَتَاعٌ فِي الدُّنْيَا ثُمَّ إِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ نُذِيقُهُمُ الْعَذَابَ الشَّدِيدَ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ

Katakanlah : "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak beruntung." (Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia, kemudian kepada Kami-lah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang berat, disebabkan kekafiran mereka. (QS. Yunus : 69-70).

Imam Adzahabi rohimahullah menuqil perkataan Ibnul Jauzi sebagaimana disebutkan di dalam kitabnya Al-Kabaa-ir Lidzahabi jilid 1 halaman 70 :


قَالَ ابْن الْجَوْزِيّ فِي تَفْسِيره وَقد ذهب طَائِفَة من الْعلمَاء إِلَى أَن الْكَذِب على الله وعَلى رَسُوله كفر ينْقل عَن الْملَّة وَلَا ريب أَن الْكَذِب على الله وعَلى رَسُوله فِي تَحْلِيل حرَام وَتَحْرِيم حَلَال كفر مَحْض وَإِنَّمَا الشَّأْن فِي الْكَذِب عَلَيْهِ فِيمَا سوى ذَلِك

Imam Ibnul Jauzi berkata didalam Tafsirnya dan sungguh sekelompok ulama berkata bahwa berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya adalah sebuah kekufuran yang bisa memindahkan dia dari Agamanya. Dan tidak ada keraguan bahwa berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya dalam perkara menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, melainkan suatu kekufuran yang mutlaq. Dan hanya gara-gara suatu keperluan dia berbohong dalam perkara halal dan haram, dan apa-apa saja yang selain itu.

Maka dari itu orang-orang yang berdusta atas Nama Allah, maka dia akan di siksa oleh Allah dan dimasukkan kedalam neraka. Lebih-lebih dalam perkara halal dan haram. Dan berbohong atas Nama Allah dan Rasul-Nya adalah sebuah kekufuran, dan bisa mengeluarkan dia dari Agamanya sebagaiman yang disebutkan di dalam kitab Al-Kabaa-ir Lidzahabi diatas.

Maka berhati-hatilah dalam berkata ataupun bersumpah atas Nama Allah. Jangan bersumpah atau berkata atas Nama Allah jika tidak dalam keadaan benar, karena jika bersumpah ataupun berbohong atas Nama Allah, akan menerima siksaan di akhirat.

Adapun menasehati orang-orang yang sering bersumpah atas Nama Allah, dengan mengingatkan nya bahwa orang-orang yang berdusta atas Nama Allah bisa saja Allah turunkan azab baginya di dunia, sehingga teguran Allah tersebut mampu membuatnya sadar.

Sebelum teguran Allah itu datang, hendaklah bertobat kepada Allah serta nasehati dia agar beristighfar dan memohon ampun kepada Allah. Ingatkan dia setiap hari jika dia selalu berbohong atas nama Allah. Karena azab itu bisa turun kapanpun Allah menghendakinya. Allah tinggal bilang : "Kun Fayakun" (terjadi, maka terjadilah)."

Nasehati dia setiap hari. Ingatkan dia dengan kehidupan akhirat dan katakan bahwa dosa berbohong atas Nama Allah itu sangatlah besar. Sampai-sampai Imam Ad-dzahabi sendiri di dalam kitabnya Al-Kabaa-ir Adz-dzahabi memasukkan berbohong atas nama Allah dan Rasul-Nya sebagai dosa besar nomor 14 setelah dosa memakan harta anak yatim dan mendzoliminya.

Maka sekali lagi berhati-hatilah dan ingatkan dia selalu akan kehidupan akhirat. Mungkin saja dia selamat dari azab Allah pada waktu itu, tapi bisa jadi pada waktu lain Allah beri dia teguran, Allah hukum dia dengan sesuatu yang membuat dia kesulitan, baik berupa sakit maupun yang lainnya.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.