logo

Allah Turun Kebumi Setiap Malam? Benarkah? | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu alaikum ustadz..

Mau bertanya tentang pemahaman Allah turun kebumi setiap malam...? Syukron ustadz...

Dari : Eddy Saputra

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Kebanyakan Ulama Salaf membacanya secara redaksi ayat saja. Akan tetapi Ulama setelahnya mentakwil hadist itu dengan makna lain.

Pendapat para Ulama tentang makna Allah turun ke bumi :

1. Imam Ibnu Hajar rohimahullah menuqil perkataan al-Baidowi di dalam kitab Fathul Baari, jilid 3 halaman 31 :

وَقَالَ الْبَيْضَاوِيُّ وَلَمَّا ثَبَتَ بِالْقَوَاطِعِ أَنَّهُ سُبْحَانَهُ مُنَزَّهٌ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالتَّحَيُّزِ امْتَنَعَ عَلَيْهِ النُّزُولُ عَلَى مَعْنَى الِانْتِقَالِ مِنْ مَوْضِعٍ إِلَى مَوْضِعٍ أَخْفَضَ مِنْهُ فَالْمُرَادُ نُورُ رَحْمَتِهِ

Al-Baidowi berkata : "tatkala sudah pasti dengan dalil-dalil yang tak terbantahkan (qath'i) bahwa Allah adalah Maha Suci dari sifat fisikal (jismiyah) dan sifat batasan (tahayyuz)," maka tidak mungkin kata turun bermakna "pergerakan dari satu tempat ke tempat lain yang lebih rendah." Maka yang dimaksud adalah "turunnya cahaya kasih sayang."

2. Imam Ibnu Hajar menuqil pendapat ulama Ahlus Sunnah lainnya di dalam kitab Fathul Baari jilid 11 halaman 129 :

النُّزُولُ مُحَالٌ عَلَى اللَّهِ لِأَنَّ حَقِيقَتَهُ الْحَرَكَةُ مِنْ جِهَةِ الْعُلُوِّ إِلَى السُّفْلِ وَقَدْ دَلَّتِ الْبَرَاهِينُ الْقَاطِعَةُ عَلَى تَنْزِيهِهِ عَلَى ذَلِكَ فَلْيُتَأَوَّلْ ذَلِكَ بِأَنَّ الْمُرَادَ نُزُولُ مَلَكِ الرَّحْمَةِ وَنَحْوُهُ أَوْ يُفَوَّضُ مَعَ اعْتِقَادِ التَّنْزِيهِ

"Turun adalah mustahil bagi Allah sebab hakikatnya adalah pergerakan dari atas ke bawah. Dan, dalil-dalil yang tak terbantahkan (qath'i) telah menunjukkan atas kemahasucian Allah dari itu semua, maka takwillah hadist itu bahwa yang dimaksud adalah turunnya malaikat kasih sayang dan sejenisnya atau maknanya dipasrahkan pada Allah (tafwidh) serta diyakini kesucian Allah dari hal yang tak layak (tanzih)."

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.