logo

Hukum Membunuh Semut Yang Mengganggu dalam Islam | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,Ustadz saya pernah dengar klw semut itu tidak boleh dibunuh,semut api bolehkah dibunuh,?

Dari : Fitri Handayani Siregar

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Sebuah qoidah fiqih menyebutkan :

الحكم يدور مع العلة، وجودا وعدما

Hukum itu berputar bersama illatnya (sebabnya), baik ketika illatnya ada maupun tidak ada.

Pada dasarnya, semut adalah salah satu hewan yang termasuk kedalam hewan yang tidak boleh diganggu.

Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu 'anhuma berkata :

إِنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنْ قَتْلِ أَرْبَعٍ مِنَ الدَّوَابِّ النَّمْلَةُ وَالنَّحْلَةُ وَالْهُدْهُدُ وَالصُّرَدُ

Sesunguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang membunuh empat hewan : semut, lebah, burung Hudhud dan burung Shurad. (HR. Ibnu Majah, hadist no. 3224).

Kenapa dilarang dibunuh? Karena pada dasarnya hewan-hewan diatas tidaklah mengganggu.

Dan semut di qiyaskan kepada hewan-hewan diatas yang tidak mengganggu, sehingga tidak boleh membunuh semut.

Akan tetapi sebagaimana qoidah fiqih diatas yang menerangkan, bahwa jika hewan-hewan diatas mengganggu, begitu juga semut, jika hewan-hewan tersebut mengganggu, maka boleh hukumnya untuk dibunuh.

Karena tidak semua semut itu tidak mengganggu. Ada jenis-jenis semut yang mengganggu manusia dan menggigit manusia. Gigitannya juga sakit.

Apabila semut api tersebut mengganggu, maka hukum membunuhnya boleh, untuk mencegah kemudorotan yang akan terjadi.

Di dalam kitab Bughyah al-Mustarsyidin disebutkan :

فلو فرض أن الكبير دخل البيوت وآذى جاز قتله

Jika terdapat semut besar yang masuk ke rumah dan menyakiti penghuni rumah itu maka boleh untuk membunuhnya.

Semoga bermanfaat.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.