logo

Apakah Bangkai Semut Itu Najis? | Konsultasi Muslim


Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr,wb

Pak ustadz saya ingin bertanya, apakah bangkai semut itu najis, sehingga apabila terdapat di dalam pakaian yang dipakai solat menyebabkan solat tersebut menjadi tidak sah?

Sebelumnya saya haturkan terima kasih atas jawabannya

Dari : Sinner

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Para ulama berbeda pendapat tentang kenajisan hewan yang tidak memiliki aliran darah merah ketika dilukai.

Nah, semut termasuk hewan yang didalamnya tidak mengalir darah merah ketika dilukai.

Lalu najiskah bangkai semut apabila terdapat di dalam pakaian yang dipakai shalat?

Menurut jumhur (mayoritas) ulama mengatakan bahwa hewan yang didalam tubuhnya tidak mengalir darah merah, maka tidak najis.

Ibnu Rusyd rohimahullah berkata di dalam kitab Bidayatul Mujtahid jilid 1 halaman 101 :

فذهب قوم : إلى أن ميتة ما لا دم له طاهرة، وكذلك ميتة البحر، وهو مذهب مالك وأصحابه.

Pendapat sekelompok ulama mengatakan bahwa bangkai yang tidak mengalir darah didalamnya, maka dia suci. Dan begitu juga bangkai hewan yang di laut. Dan ini pendapat mazhab Maliki dan murid-muridnya.

وسوى قوم بين ميتة البر والبحر واستثنوا ميتة ما لا دم له وهو مذهب أبي حنيفة

Dan sekelompok ulama juga mengecualikan bangkai hewan darat dam laut yang tidak mengalir darah darinya, dan ini pendapat mazhab Hanafi dan murid-muridnya.

Dasar pendapat Ulama tadi adalah sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam :

إِذَا وَقَعَ الذُّبَابُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْمِسْهُ كُلَّهُ، ثُمَّ لِيَطْرَحْهُ، فَإِنَّ فِي أَحَدِ جَنَاحَيْهِ شِفَاءً، وَفِي الآخَرِ دَاءً

Jika seekor lalat masuk di tempat minum kalian, maka celupkanlah seluruh bagian lalat tersebut. Lalu buanglah lalat tadi. Karena di salah satu sayapnya terdapat obat dan sayap lainnya adalah racun. (HR. Bukhari, hadist no. 5872).

Jadi kesimpulannya adalah :

Jika bangkai semut terdapat didalam pakaian yang dipakai shalat, ataupun masuk kedalam minuman atau makanan, maka tidaklah termasuk najis sebagaimana pendapat jumhur (mayoritas ulama) diatas, karena dia tidak mempunyai darah merah didalam tubuhnya.

Dan shalatnya pun sah, dan bangkai semut tersebut apabail terdapat di dalam pakaiannya, sedangkan pakaian tersebut sedang dipakai untuk shalat, maka shalatnya sah dan tidak batal.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.