logo

Hukum Mengulangi Shalat Apabila Menjumpai Shalat Berjama’ah | Konsultasi Muslim


Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Afwan ustadz mau tanya, minta tolong penjelasan rincinya mengenai "bolehnya mengulangi sholat ketika di ajak orang lain untuk sholat berjama'ah / menjumpai sholat berjama'ah di masjid" padahal kita sudah sholat di rumah. Terimakasih

Dari : Ummu Ukasyah

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى  melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Mengulangi shalat untuk kedua kalinya ketika misalnya mendapati suatu kelompok shalat berjama'ah hukumnya boleh. Shalat yang dilaksanakan di awal itu dihitung sebagai shalat wajib, adapun jika dia ikut atau mengulangi lagi dengan jama'ah lain untuk shalat berjama'ah, maka shalat dia yang kedua hukumnya sunnah.

Dalilnya adalah dari Yazid bin al-Aswad rodhiyallahu 'anhu berkata :

شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الْفَجْرِ فِي مَسْجِدِ الْخَيْفِ فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ إِذَا هُوَ بِرَجُلَيْنِ فِي آخِرِ الْقَوْمِ لَمْ يُصَلِّيَا مَعَهُ قَالَ عَلَيَّ بِهِمَا فَأُتِيَ بِهِمَا تَرْعَدُ فَرَائِصُهُمَا فَقَالَ مَا مَنَعَكُمَا أَنْ تُصَلِّيَا مَعَنَا قَالَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا قَدْ صَلَّيْنَا فِي رِحَالِنَا قَالَ فَلَا تَفْعَلَا إِذَا صَلَّيْتُمَا فِي رِحَالِكُمَا ثُمَّ أَتَيْتُمَا مَسْجِدَ جَمَاعَةٍ فَصَلِّيَا مَعَهُمْ فَإِنَّهَا لَكُمَا نَافِلَةٌ

Aku pernah menghadiri shalat Shubuh bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di Masjid Al-Khaif. Ketika selesai shalat, ternyata ada dua orang laki-laki di belakang shaff yang tidak shalat bersama beliau. Beliau bersabda : "Bawalah dua orang laki-laki tersebut kepadaku." Dibawalah kedua laki-laki itu oleh para sahabat ke hadapan Nabi shallallahu 'alaihi Wasallam dalam keadaan gemetar sendi-sendinya. Beliau shallallaahu 'alaihi Wasallam bersabda : Apa yang menghalangimu untuk shalat bersama kami? Mereka berkata : "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami telah shalat di rumah kami." Beliau shallallaahu 'alaihi Wasallam bersabda : "Jangan kalian lakukan." Apabila kalian telah shalat di rumah-rumah kalian, lalu kalian mendatangi masjid yang sedang melaksanakan shalat berjama'ah, maka shalatlah kalian bersama mereka, karena shalat itu bagi kalian terhitung sebagai shalat sunnah. (HR. An-Nasa'i, hadist no. 858).

Bagaimana pendapat para ulama mazhab mengenai mengulang shalat wajib apabila mendapati sekumpulan orang sedang shalat berjama'ah?

Ibnu Rusyd rohimahullah berkata didalam kitabnya Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtasid, jilid 1 halaman 202 :

1. Tidak diulangi apabila mendapati sekumpulan orang sedang shalat berjama'ah.

فأكثر الفقهاء : على أنه لا يعيد : منهم مالك، وأبو حنيفة

Kebanyakan ahli fiqih berpendapat : “Bahwa tidak diulangi shalatnya apabila mendapati sekumpulan orang sedang shalat berjama'ah”. Dan pendapat ini dipegang oleh Imam Malik dan Abi Hanifah.

Dalilnya adalah hadist riwayat Imam Ahmad rohimahullah.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

لا تصلوا صلاة في يوم مرتين

Janganlah kalian shalat dalam satu hari 2 kali. (HR. Ahmad, hadist no. 4994).

Hadist inilah yang menjadi alasan 2 ulama mazhab di atas mengatakan shalatnya tidak perlu diulang.

2. Shalatnya boleh di ulang. Ini adalah pendapat Imam Ahmad, Daud dan Ahluz Zohir.

وقال بعضهم : بل يعيد : وممن قال بهذا القول : أحمد، وداود، وأهل الظاهر

Dan sebagian ulama berkata : "Shalatnya boleh di ulang." Dan ini adalah pendapat Imam Ahmad, Daud, dan Ahluz Zohir.

Oleh sebab itu, bisa memilih 2 pendapat ini, antara mau mengulang shalat kedua kalinya dengan jama'ah lainnya, atau tidak mengulangnya. Jika di ulang, maka shalat keduanya dihitung sebagai shalat sunnah, dan tetap mendapatkan pahala disisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.



Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.