logo

Ghibah Bisa Memindahkan Pahala kepada Orang yang di Ghibahi | Konsultasi Muslim



Begitu banyak orang-orang yang masih terkena penyakit yang satu ini, tak terkecuali orang-orang yang mengetahui agama sekalipun. Dulu yang biasanya ghibah (menceritakan) orang lain apabila ibu-ibu berkumpul, tapi sekarang anggota ghibah semakin bertambah, bahkan zaman sekarang bukan hanya dari ibu-ibu yang berkumpul saja, tapi terkadang juga berasal dari orang-orang yang suka ngaji sekalipun. Padahal Allah telah mengingatkan kita akan bahaya ghibah dan memerintahkan untuk meninggalkan perbuatan tercela tersebut.

Allah berfirman :

وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Jangan pula menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Hujurat : 12).

Orang-orang yang bergunjing (ghibah) seperti memakan bangkai saudara nya yang telah mati. Tentunya seorang manusia akan jijik jika memakan bangkai saudara nya yang telah meninggal dunia.

Selain itu, pahala orang-orang yang suka menggunjing orang lain, kelak diakhirat pahalanya akan dipindahkan kepada orang-orang yang dia gunjing, dan apabila pahalanya telah habis, maka dia akan mengambil dosa orang-orang yang dia gunjing tersebut. Na'udzubillah.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟ قَالُوْا: الْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا، فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ. فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ، أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu? Mereka menjawab : "Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang. Rasulullah bersabda : "Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa,dan zakat. Namun dia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman. Dia pernah mencela si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si ini, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini,si ini dan si itu.Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi bagikan kepada orang-orang yang dizaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/ kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian dia dicampakkan ke dalam neraka. (HR. Muslim, hadist no. 6522).

Maka dari itu, kalo ada sekelompok orang menceritakan aib orang lain, maka beranjak pergilah dari tempat itu karna hal tersebut sesuatu yang tidak bermanfaat untuk didengar.

Wallahul Musta'an.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.