logo

Takdir Manusia Bisa Dirubah, Ini Cara Merubahnya Menurut Islam | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamualaikum afwan ustadz ana mau tanya kn di Al-Qur'an ada ayat yg klw gk salah terjemahan nya gini "Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum kaum itu sendiri yg mengubah keadaan nya" itu masuknya  katagori sifat apa rezeki? Syukron katsiron ustadz.

Dari : Siti Ainurhayati

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى  melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Allah berfirman :

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (QS. Ar-Ra'd : 11).

Di dalam Tafsir al-Mawardi jilid 3 halaman 99 disebutkan :

(إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغيروا ما بأنفسهم) يحتمل وجهين : أحدهما : أن الله لا يغير ما بقوم من نعمة حتى يغيروا ما بأنفسهم من معصية. الثاني : لا يغير ما بهم من نعمة حتى يغيروا ما بأنفسهم من طاعة

(Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sehingga mereka merubah nasibnya sendiri). Di dalamnya terkandung 2 perkara : 1. Bahwa Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sehingga mereka sendiri yang merubahnya menjadi maksiat. 2. Allah tidak merubah dari mereka, sehingga mereka sendiri yang merubahnya menjadi taat.

Artinya, ayat ini berkaitan dengan takdir Allah kepada manusia. Bahwa takdir Allah itu bisa dirubah oleh manusia itu sendiri. Mereka bisa memilih jalan takdirnya sendiri. Namun Allah yang menetapkannya.

Contoh :

Di depan saya ada segelas air, disini saya bisa memilih antara minum dengan tangan kanan atau minum dengan tangan kiri.

Sedangkan di dalam takdir, saya ditakdirkan minum dengan tangan kiri. Akan tetapi, pilihan tetap ada pada saya, antara minum dengan tangan kanan atau minum dengan tangan kiri.

Karena saya tau hadistnya misalnya, bahwa minum dengan tangan kiri tidak dibolehkan di dalam Islam, dan kita dianjurkan minum dengan tangan kanan, akhirnya saya pun minum dengan tangan kanan. Tidak jadi minum dengan tangan kiri seperti yang tertulis di dalam takdir. Karena saya bisa merubahnya sendiri.

Nah, begitu juga dengan rezeki. Sekalipun misalnya dia terlahir dari keluarga yang ekonominya sederhana, akan tetapi dia di sekolahkan dan di kuliahkan, dan akhirnya setelah bekerja dan akhirnya jadi orang sukses, maka dia bisa merubah takdirnya yang semula misalnya sederhana, bisa menjadi kaya.

Syaratnya adalah harus ada usaha dan do'a untuk merubahnya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :


لَا يَرُدُّ الْقَضَاءَ إِلَّا الدُّعَاءُ وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمْرِ إِلَّا الْبِرُّ

"Tidak ada yang bisa menolak takdir (ketentuan) Allah kecuali do'a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik. (HR. At-Tirmidzi, hadist no. 2139)."

Oleh sebab itu, maka berusaha dan berdo'a untuk merubah takdir itu perlu.

Takdir yang tidak bisa dirubah hanya takdir yang telah ditulis sejak zaman azali, yaitu sebelum bumi dan langit diciptakan. Contohnya seperti Si A ditakdirkan terlahir sebagai seorang lelaki atau perempuan. Maka takdir seperti ini tidak bisa dirubah oleh manusia. Adapun takdir yang dicatat ketika seseorang didalam kandungan, maka bisa dirubah insyaAllah.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a’lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.