logo

Yakin adalah kunci berhasilnya melewati ujian dari Allah | Konsultasi Muslim



Akhi, Ukhti…

 

Pernahkah antum melihat anak kecil berumur 1-2 tahun bermain bersama orang tua nya?

 

Ketika anak kecil tersebut dilambungkan (dilempar) ke atas, maka anak tersebut bukannya menangis karena takut, akan tetapi dia justru tertawa terbahak bahak.

 

Antum tau kenapa dia tertawa? Karena dia yakin bahwa ayahnya yang melemparnya ke atas tidak akan membiarkannya jatuh begitu saja. Dia yakin bahwa ayahnya tersebut pasti menanti dan menyambutnya di bawah dan kemudian memeluknya dengan penuh kasih sayang.

 

Apa maknanya? Begitu juga dengan seorang hamba Allah, ketika dia di uji oleh Rabbnya (Allah), maka tidak akan membiarkan hambanya sengsara begitu saja tanpa pertolongannya.

 

Allah berfirman :

 

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

 

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahanan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS. Al-Baqarah : 155).

 

Maka kita hidup di dunia ini merupakan ujian daripada Allah. Hidup kita ini adalah ujian. Maka setiap orang yang menetap di bumi Allah akan di uji dengan kebaikan dan keburukan dan akan dibalas oleh Allah dengan yang lebih baik InsyaAllah.

 

 

Lalu apa kunci sukses dalam melewati ujian dari Allah?

 

Jawabannya adalah satu yaitu yakin. Kita sebagai hambanya yakin bahwa Allah menguji kita dan kita sabar pasti Allah akan membalas dengan yang lebih baik.

 

Anas bin Malik rodhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda :

 

عَجَبًا لِلْمُؤْمِنِ !! لَا يَقْضِي اللَّهُ لَهُ شَيْئًا إِلَّا كَانَ خَيْرًا لَهُ

 

Sungguh menakjubkan seorang mukmin. Tidaklah Allah menetapkan kepadanya sesuatu kecuali itu merupakan kebaikan baginya. (HR. Ahmad).

 

Maka mari kita tanamkan sifat yakin di dalam diri kita, bahwa tidaklah Allah menguji kita melainkan di dalam nya ada kebaikan bagi diri kita sendiri. Terkadang kita tidak mempunyai amal sholih lagi, maka Allah uji dengan rasa sakit agar sakit tersebut menghapus kesalahan kita dimasa lampau. Kita sebagai manusia harus mendahulukan husnudzon kepada Allah serta tanamkan sifat yakin di dalam hati kita.

 

Ketahui lah wahai saudaraku, jika seseorang itu yakin maka dia akan berhasil melewati ujian dan cobaan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

 

Perlu kau ketahui duhai saudara ku bahwa kita hidup didunia ini adalah ujian. Termasuk dunia ini sendiri adalah ujian bagi kehidupan kita. Maka seseorang yang mengeluh ketika di uji oleh Allah, silahkan cari bumi selain bumi Allah dan cari alam selain alam yang diciptakan Allah, dan tentunya kita tidak akan mampu saudara ku karna kita dan semua yang ada di langit dan dibumi diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan mereka setiap detiknya senantiasa bertasbih kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

 

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.