logo

Wanita yang memakai parfum keluar rumah sama seperti pelacur | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamuaalaikum ustadz


Bagaimana ustadz hukumnya kalau perempuan memakai parfum dan tercium selain dari suaminya ustadz, semisal di luar rumah ustadz dia menggunakan parfum


Dari : Rachmat Yanuar

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى    melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp


Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.


Wanita yang keluar rumah dengan memakai wangi-wangian, maka dia sama saja seperti pelacur. Karena pelacur selalu menggunakan wangi-wangian apabila keluar rumah untuk memikat mangsanya.


Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :


أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ


“Siapapun diantara perempuan yang memakai wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur. (HR. At-Tirmidzi, hadist no. 2786).

Untuk apa wanita keluar rumah memakai wewangian? Tujuannya apa? Tidak ada sama sekali.


Apakah untuk memikat lelaki? Jika niatnya seperti itu, maka sama halnya dengan pelacur.

Satu orang saja yang mencium parfum seorang wanita, maka dia berdosa. Apalagi setelah mencium bau parfum wanita tersebut lelaki tersebut memiliki hasrat kepada wanita tersebut. Na'udzubillah.


Allah berfirman :


فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ


“Di dalam hati mereka ada penyakit, maka Allah menambah penyakit tersebut, dan mereka akan mendapatkan siksa yang pedih akibat apa yang mereka dustakan. (QS. Al-Baqarah : 10).

Jangan tambah merusak lelaki yang di dalam hatinya ada penyakit karena mencium wanginya parfum yang dipakai. Karena itu bisa menimbulkan fitnah bagi setiap laki-laki yang menciumnya. Sedangkan kita diperintahkan untuk menjauhi fitnah.


Allah berfirman :


وَاتَّقُوا فِتْنَةً لا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ


“Dan peliharalah dirimu dari pada fitnah (siksaan) yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan ketahuilah bahwa Allah Amat keras siksaan-Nya. (QS. Al-Anfal : 25).

Maka dari itu, sebelum timbul fitnah dan kerusakan yang lebih besar karena wanita tersebut memakai parfum, hendaklah dia mencegah datangnya kemudorotan tersebut sebelum terjadi.


Sebuah qoidah fiqih menyebutkan :


درء المفاسد مقدم على جلب المصالح


“Menolak kemudorotan lebih didahulukan daripada mengambil manfaat.

Semoga para wanita tidak lagi memakai parfum apabila keluar rumah, sehingga menyelamatkan dirinya dan orang lain dari potensi fitnah dan kemudorotan yang lebih besar.


Semoga bermanfaat.


Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.