logo

Wanita Haid Suci di Waktu Ashar, Harus Mengerjakan Shalat Zuhur dan Ashar | Konsultasi Muslim


Pertanyaan :

Assalamu'alaikum ustadz mau tanya “

Apakah benar apabila seorang wanita suci dari haidnya setelah ashar, maka ia mengerjakan shalat zhuhur dan ashar?. Jika ia suci setelah isya' maka ia mengerjakan shalat maghrib dan isya'.

Dari : Diana

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Jika memang misalnya dia suci diwaktu ashar dan memang waktunya masih panjang, maka dia mandi dan mengerjakan shalat dzuhur dan ashar.

Di dalam kitab Nihayatul Mathlab fii Diraayatil Mazhab jilid 1 halaman 266 disebutkan :

ثم يتفق انقطاعُ الحيض في آخر النهار، فيجب قضاءُ الظهر مع العصر

Kemudian (ulama mazhab Syafi'i) sepakat jika darah haid sudah berhenti di akhir siang hari, maka wajib baginya untuk mengqodho' shalat dzuhur dan ashar.

Begitu juga dia apabila suci setelah isya, maka kerjakan shalat maghrib dan isya.

Ini didalam mazhab Syafi'i dan Hambali.

Adapun di dalam mazhab Hanafi tidak mewajibkan mengqadha shalat yang terlewat tersebut. Hanya saja jika misalnya wanita tersebut suci di awal ashar, otomatis waktunya masih panjang, maka kerjakan shalat ashar saja karena itu yang wajib dikerjakan saat dia suci tanpa mengqadha shalat zuhur.

Begitu juga mazhab Maliki yang mensyaratkan harus ada waktu panjang yang tersedia, apabila waktunya panjang, maka dia mengerjakan shalat zuhur dan ashar, atau maghrib dan isya, namun jika waktunya tinggal sedikit saja, hendaklah dia mengerjakan shalat ashar saja tanpa mengerjakan shalat zuhur.

Semoga bermanfaat.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.