logo

Tatkala Rumah Tangga diambang Kehancuran | Konsultasi Muslim



Setiap manusia hidup nya ingin bahagia. Baik bahagia di dunia maupun sampai ke akhirat kelak. Lebih-lebih bagi mereka yang sudah menikah, pasti menginginkan kebahagiaan, rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warohmah.

Namun semua itu tidak terlepas dari ujian dari Allah. Ketika Allah berikan cobaan di dalam rumah tangga, pada hakikatnya Allah ingin menguji kesabaranmu. Yakinlah Allah tidak akan berlepas diri dari ujian yang diberikan itu.

Allah berfirman :

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya' : 35).

Ketika di dalam keluarga diuji,maka disitu Allah ingin melihat kita, apakah kita bersabar atau tidak. Apakah kita mempertahankan keutuhan keluarga kita atau tidak. Betapa banyak orang-orang yang tidak tahan dengan ujian Allah dan kemudian menyudahi rumah tangga mereka.

Dari Ibnu Umar rodhiyallahu 'anhuma, Rasulullah bersabda :

أبغض الحلال عند الله الطلاق

“Perkara halal yang dibenci Allah adalah Thalaq (cerai).” (HR.Abu Dawud dan Ibnu Majah). Bulughul Maroom, Hadist No. 1069, Di Shahih kan oleh Hakim dan Abu Hatim mengatakan : Yang paling Roojih (Kuat) adalah Hadist ini Mursal (dhoif).

Ingatlah saudaraku, perceraian dilaksanakan jika sudah buntu jalan keluarnya. Perceraian adalah alternatif terakhir. Maka sebisa mungkin pertahankan rumah tanggamu.

Maka benarlah apa yang dikatakan oleh Rasulullah :

فاظفر بذات الدين تربت يداك

“Maka pilihlah wanita itu karna agamanya, niscaya engkau akan selamat.” (HR. Muttafaqun 'Alaih).

Seorang wanita yang dipilih karna agamanya akan senantiasa berusaha sekuat tenaga nya untuk mempertahankan rumah tangganya yang mulai retak. Begitu juga seorang lelaki yang sholeh, dia juga akan cenderung memilih memperbaiki rumah tangganya daripada bercerai. Kecuali memang sudah buntu jalan keluar nya.

Ketika rumah tangga mulai retak, apa yang mesti saya lakukan?

Jika di rumah yang ada bertengkar terus, maka coba lah salah satunya mengalah. Jika istri capek, seharian bekerja dirumah, maka sekali kali ajaklah mereka jalan-jalan keluar rumah duhai para suami. Karna para istri mungkin jenuh dirumah terus, bosan masak terus, maka sekali-kali ajak jalan-jalan keluar rumah.

Ketika rasa tidak suka mulai muncul maka istighfar lah kemudian ingatlah waktu pertama kali bertemu di dalam Ta'aruf sebelum melangsungkan pernikahan.

Ingatlah kebaikan pasangan mu, niscaya akan mencegah retaknya kaca-kaca tersebut. Pertahankan rumah tangga mu duhai suami, bertakwalah kepada Allah da berlindung lah dari godaan setan yang terkutuk.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.