logo

Sunnah-Sunnah Ketika Berbuka Puasa | Konsultasi Muslim



Di antara sunnah-sunnah yang harus dilakukan ketika berbuka puasa adalah :

1. Menyegerakan berbuka puasa.

Rasulullah bersabda :

لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari, hadist no. 1957).


2. Berbuka dengan kurma basah/kering atau dengan air putih.

Dari Salman bin 'Amir Ad-Dhobbi rodhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda :

إِذَا أَفْطَرَ أَحَدُكُمْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ, فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيُفْطِرْ عَلَى مَاءٍ, فَإِنَّهُ طَهُورٌ

“Jika salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan tamr (kurma kering). Jika tidak dapati kurma, maka berbukalah dengan air karena air itu mensucikan.” (HR. Lima orang ahli Hadist) dan di shahih kan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Hakim.


3. Membaca do'a buka puasa.

Dari Ibnu 'Umar rodhiyallahu 'anhuma berkata :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

“Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam ketika telah berbuka mengucapkan : Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah).” (HR. Abu Daud, hadist no.2357).


4. Berdo'a apa saja ketika berbuka puasa dan insyaAllah jika seseorang berdo'a insyaAllah akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Rasulullah bersabda :

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Ada tiga orang yang do'anya tidak ditolak :

1. Pemimpin yang adil.

2. Orang yang berpuasa ketika dia berbuka.

3. Do'a orang yang terzholimi. (HR. At-Tirmidzi, hadist no. 2526).

Maka seseorang yang berpuasa jika mengerjakan sunnah-sunnah diatas ketika berbuka puasa, insyaAllah akan dikabulkan dan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Akan tetapi kita juga tidak boleh melupakan membaca "bismillah" karna hal tersebut merupakan sunnah dan ada juga yang mengatakan membaca "bismillah" wajib.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.