logo

Posisi Shalat Wanita Hamil | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum ustadz...saya mau bertanya jika ada seorang wanita yg sedang hamil besar terkadang mengalami kepayahan dlm melaksanakan (gerakan) sholat,bolehkah wanita tersebut sholat dengan posisi duduk? Terima kasih ustadz.

Dari : Agnes

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Orang yang sedang sakit atau ada udzur syar'i, maka boleh baginya shalat dalam keadaan yang dia mampu. Begitu juga dengan wanita hamil, dia boleh shalat dalam keadaan yang dia mampu karena ada udzur syar'i. Karena kalo dipaksakan shalatnya harus berdiri, akan menimbulkan kepayahan dalam bergerak dan ditakutkan dia akan jatuh atau bahaya lainnya akan terjadi kepadanya. Sedangkan kita diperintahkan untuk mencegah mudorot sebelum terjadi.

Sebuah qoidah fiqih menyebutkan :

درء المفاسد مقدم على جلب المصالح

Menolak kemudorotan lebih didahulukan daripada mengambil manfaat

Oleh sebab itu, sebelum kemudorotan terjadi hendaklah dicegah dengan cara tidak shalat berdiri, karena selain dia sulit bergerak, juga dikhawatirkan akan membahayakan dirinya karena kondisinya yang lemah.

Sedangkan Allah berfirman :

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ


“Maka bertakwalah kamu kepada Allah semaksimal kemampuanmu. (QS. At Taghabun : 16).”


Didalam hadist juga baginda Rasulullah membolehkan untuk shalat duduk bagi orang yang sakit, atau orang yang mempunyai udzur syar'i seperti wanita hamil dan sebagainya.

Dari Imran bin Husain rodhiyallahu 'anhu berkata :

كانتْ بي بَواسيرُ ، فسأَلتُ النبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم عنِ الصلاةِ ، فقال : صَلِّ قائمًا ، فإن لم تستَطِع فقاعدًا ، فإن لم تستَطِعْ فعلى جَنبٍ

“Aku pernah menderita penyakit bawasir. Maka aku bertanya kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam mengenai bagaimana aku shalat. Beliau bersabda : shalatlah sambil berdiri, jika tidak mampu maka shalatlah sambil duduk, jika tidak mampu maka shalatlah dengan berbaring menyamping. (HR. Bukhari, hadist no. 1117).”

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.