logo

Pernikahan Seperti Ini Tidak Sah Sampai Turun-Temurun | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum.

Apa ini benar ustad? “Akibat zina pertama lahir anak yang tidak bisa dinikahkan bapak biologisnya. Jika bapak itu nekat menikahkan anaknya, maka pernikahan itu tidak sah. Demikian menurun ke keturunannya.”

Mohon pencerahannya

Dari : Sarah Anggraeni

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ ، وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ

“Anak itu dinasabkan kepada suami yang sah sedangkan laki-laki yang berzina itu tidak dapat apa-apa. (HR Bukhari, hadist no. 6760).”

Ini adalah dalil para ulama yang kemudian mengatakan bahwa ayah dari anak dari hasil zina itu tidak mendapatkan apa-apa. Dan dia tidak berhak dalam hal nasab. Artinya nasab anaknya tersebut kepada ibunya, bukan kepada ayahnya.

Begitu juga anak tersebut, jika dia perempuan maka ayahnya tidak bisa menjadi wali nikahnya di kemudian hari berdasarkan hadist diatas.

Lantas siapa wali nikah anak perempuan dari hasil zina?

Yaitu penguasa di suatu negeri tersebut (yang bertugas dalam urusan agama).

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

فَالسُّلْطَانُ وَلِىُّ مَنْ لاَ وَلِىَّ لَهُ

“Penguasa adalah wali bagi perempuan yang tidak memiliki wali nikah. (HR. Abu Daud, hadist no. 2083).”

Dan di Indonesia penguasa yang disebut di dalam hadist diatas adalah kepala KUA.

Orang-orang yang bertugas di KUA lah yang menjadi wali nikahnya.

Apakah jika ayahnya tersebut nekat menikah kan anaknya, pernikahan anaknya tersebut tidak sah sampai turun temurun?

Jawabannya iya. Karena pernikahan anaknya saja tidak sah secara agama. Dan jika tidak sah, sama saja berzina selama kumpul bersama. Begitu juga anak keturunannya ke bawah.

Jika dari akarnya pernikahan sudah tidak sah, maka otomatis ke bawahnya juga tidak akan sah.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.