logo

Perempuan Menikah di Perantauan Tanpa Wali, Sahkah Pernikahannya? | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

 

Assalamu'alaikum.

 

Ustadz sya mau bertanya. Ada tetangga sya seorang perempuan, dia pergi dari rumah krna da masalah ma orang tuanya. Nah sekian tahun dia ga pulang pas pulang Uda punya suami dan anak. Nah pernikahan dia itu sah apa tidak? Karena waktu nikah dia tanpa wali yg sah.

 

Bukankah seorang perempuan wajib wali sah?

 

Dari : Noy Gepeng

 

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى    melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

 

 

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

 

Jika pernikahannya itu tanpa wali, maka pernikahan tersebut tidaklah sah. Karena syarat sahnya suatu pernikahan harus ada wali.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لاَ نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِيٍّ، وَشَاهِدَيْ عَدْلٍ

 

Tidak sah nikah kecuali dengan keberadaan wali dan dua saksi yang adil. (HR. Abdurrazaq, hadist no. 215).


Di dalam riwayat lain disebutkan :

لاَ نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِيٍّ

 

Tidak sah nikah kecuali dengan keberadaan wali. (HR. At-Tirmidzi, hadist no. 1101).


Jadi, wali termasuk rukun nikah. Jika menikah tanpa diketahui wali atau tanpa persetujuan wali nikah perempuan, maka nikahnya tidak sah. Dan tidak ada urusan di dalam Islam sekalipun perempuan tersebut pernah menikah atau janda.

Jika dia menikah tanpa wali, maka hukum pernikahannya tidak sah alias batal. Karena wali termasuk salah satu syarat sahnya pernikahan. Sebab wali termasuk rukun nikah. Dimana apabila rukun nikah seperti wali tidak ada, maka pernikahannya batal atau tidak sah.

Kecuali walinya tersebut menyerahkan pernikahan anaknya kepada wali hakim karena jauh. Baik secara tertulis maupun melalui perantaraan telepon misalnya seperti zaman sekarang ini. Dia telfon kepala KUA nya dan menyerahkan anak perempuan nya untuk dinikahkan dengan lelaki yang dipilih. Maka wali seperti ini sah.

Adapun jika tanpa sepengetahuan orang tua atau wali perempuan. Dan tanpa diserahkan kepada wali hakim, maka pernikahannya "Batal" Atau "Tidak Sah".

Dan jika tidak sah, maka status hubungan nya dengan suaminya selama ini sama saja berzina. Na'udzubillah.

Semoga dipahami.

Wallahu Ta'ala a’lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.