logo

Murtad Demi Pasangan? Kekal di Neraka Selamanya | Konsultasi Muslim



Betapa banyak orang-orang yang aqidah dan tauhidnya belum kuat, tapi dia berani menentang badai. Terutama dan masalah cinta.

Banyak orang yang buta karena cinta, seolah-olah agama kalah karena cinta, dia lebih memilih pasangannya daripada agamanya. Ini tentunya sangat berbahaya sekali jika tidak ada yang mengingatkannya.

Hukum murtad

Orang-orang yang keluar dari Islam, maka hukumannya di dalam Islam adalah dibunuh.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :


لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ، يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ، إِلَّا بِإِحْدَى ثَلاَثٍ: النَّفْسُ بِالنَّفْسِ، وَالثَّيِّبُ الزَّانِي، وَالمَارِقُ مِنَ الدِّينِ التَّارِكُ لِلْجَمَاعَةِ

"Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi laa ilaaha illallah dan bahwa aku utusan Allah, kecuali karena tiga hal : nyawa dibalas nyawa, orang yang berzina setelah menikah, dan orang yang meninggalkan agamanya, memisahkan diri dari jamaah kaum muslimin. (HR. Bukhari, hadist no. 6878)."

Ketentuan hukuman mati bagi orang yang murtad bukanlah hasil dari ijtihad ulama, akan tetapi hukuman mati berasal dari Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dan itu merupakan wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Dan perlu digaris bawahi bahwa yang boleh menghukum mati orang murtad hanyalah pemerintah kaum Muslimin. Bukan dihukumi sembarang orang.

Apakah orang yang murtad langsung dibunuh?

Di dalam kitab Mukhtashor Kholil halaman 251 disebutkan :


و استتيب ثلاثة أيام بلا جوع وعطش ومعاقبة فإن تاب وإلا قتل

Dan orang yang murtad diminta bertaubat selama 3 hari, tanpa dikondisikan lapar, haus, dan tanpa hukuman. Dan jika dia mau bertaubat, dia dilepaskan, jika tidak maka dibunuh.

Artinya sebelum dia murtad, maka kita wajib menasehatinya, dan apabila dia sudah murtad, kita juga harus menasehatinya.

Apakah pasangan bisa menolong di akhirat nanti?

Allah berfirman :


يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ

"Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (QS. 'Abasa : 34-37)."

Di hari kiamat nanti, pasanganmu tidak bisa menolong mu dari azab Allah. Pada hari itu manusia sibuk mengurus urusannya masing-masing. Anak lari dari orang tua, Istri lari dari suami, saudara lari dari kekuarganya.

Pasangan yang dulu kau cintai dan sayangi, pasangan yang dulu kau bela mati-matian sampai kau rela murtad, keluar dari Islam, tidak bisa menolongmu di akhirat nanti saudaraku. Hanya iman dan amalmu lah yang bisa menolongmu di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Allah berfirman :


وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

"Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. (QS. Az-Zukhruf : 72)."

Pasanganmu tidak bisa menolongmu di hadapan Allah, yang bisa menolong mu adalah iman dan amal perbuatanmu sewaktu di dunia.

Pasangan mu yang kamu ikuti sewaktu di dunia dan murtad karenanya, dan tidak bertobat kepada Allah (kembali kepada Islam) sebelum mati, maka kelak kau akan berada di dalam neraka selamanya. Karena sudah termasuk kedalam golongan orang-orang kafir.

Allah berfirman :


إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ أُولَٰئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. (QS. Al-Bayyinah : 6)."

Na'udzubillah tsumma na'udzubillah.

Hanya gara-gara cinta, mengikuti pasangan dan mengikuti agama pasangannya dan murtad (keluar dari Islam). Maka bagimu neraka yang sangat panas, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.

Allah berfirman :


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At-Tahrim : 6)."

Sadarlah sebelum terlambat, dan berfikirlah sebelum bertindak. Karena sebuah ungkapan menyebutkan :


لن ترجع الأيام التي  مضت

Tidak akan kembali hari-hari (waktu) mu yang telah berlalu

Sebelum menyesal di akhir masa, pikirkan terlebih dahulu dan tinggalkan pasanganmu yang tidak seagama denganmu.

Yang terpenting jangan pacaran karena pacaran merupakan ladang zina. Jika sudah cinta, inilah yang bisa melupakan agamanya dan lebih memilih pasangan daripada agamanya, dia tidak tau apa dampaknya dihari pembalasan nanti.

Tinggalkan pacaran dan kembali lah ke jalan yang benar, yaitu jalan yang di ridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala agar tidak tidak tersesat dari jalan yang lurus.

Semoga Bermanfaat.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.