logo

Menggadaikan BPKB, Termasuk Riba Kah? | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamualaikum ustad mau nanya
Bagemana hukumnya menggadaikan bpkb. Maksudnya bagemana hukumnya gadai mnggadai, Terimakasih sblumnya ustad.

Dari : Tariyem
Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى  melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Pegadaian hukumnya boleh di dalam Islam. Dalilnya adalah Allah berfirman :

وَإِنْ كُنْتُمْ عَلَى سَفَرٍ وَلَمْ تَجِدُوا كَاتِبًا فَرِهَانٌ مَقْبُوضَةٌ

"Jika kamu dalam perjalanan dan bermu'amalah secara tidak tunai, sedangkan kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang oleh kreditor. (QS. Al-Baqarah : 283)."

Dalil ini menunjukkan bahwa pegadaian hukumnya boleh di dalam Islam.

Akan tetapi harus disepakati bahwa di dalam pegadaian tidak boleh ada unsur riba. Karena setiap utang piutang yang memberikan keuntungan, maka sudah jelas termasuk kategori riba, karena tambahan pada harta pokok.

Ibnu Qudamah rohimahullah seorang ulama mazhab Hambali berkata :

وكل قرض شرط فيه أن يزيده، فهو حرام، بغير خلاف

"Setiap utang yang dipersyaratkan ada tambahan, maka itu adalah haram. Hal ini tanpa diperselisihkan oleh para ulama." (Al-Mughni, jilid 6 halaman 436).

Pegadaian itu boleh di dalam Islam, tapi jika di dalamnya ada unsur ribanya, maka menjadi haram hukumnya. Artinya yang haram itu perbuatan melakukan transaksi riba didalam pegadaian itu, bukan pegadaian itu sendiri yang haram.

Begitu juga dengan BPKB di atas, jika di dalam pegadaian BPKB itu tidak ada unsur riba, seperti misalnya langsung dibayar cash, maka otomatis tidak terkena riba, namun jika dilakukan transaksi dengan sistem kredit, otomatis kan utang piutangnya ada tambahan, dan itu termasuk ke dalam hadist di atas. Dan itu sudah jelas termasuk riba. Dan hukum melakukan transaksi semacam ini haram.

Semoga bermanfaat dan bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.