logo

Saling Jatuh Cinta, Begini Solusinya dalam Islam | Konsultasi Muslim



Rasa cinta yang tumbuh di dalam hati seorang muslim merupakan sesuatu yang lumrah dan hal itu bagian dari sifat manusia. Siapapun pasti pernah merasakan jatuh cinta sebagai manusia normal. Namun ada hal-hal yang perlu dibatasi dalam percintaan. Jangan sampai rasa cinta yang begitu tulus di giring kepada jalan yang tidak di ridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

 

Bagaimana caranya? Yaitu dengan tidak pacaran, tidak chat dengan lawan jenis sehingga menimbulkan fitnah, tidak berdua-duaan karna yang ketiganya adalah setan yang akan mendorong keduanya untuk berbuat zina.

 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

 

لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّوَمَعَهاَذُو مَحْرَمٍ

 

“Janganlah seorang laki-laki itu berdua duaan dengan seorang wanita kecuali ada mahrom yang menyertai wanita tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Jadi, bila mencintai seseorang maka adukan kepada Allah atas apa yang kau rasakan. Minta kepada Allah supaya kau dijodohkan dengannya, bukan malah mengumbarnya ke media sosial misalnya.

 

Jadikanlah setiap kehidupanmu melibatkan Allah di dalam nya. Biarlah Allah saja yang menentukan segala nya. Jika mencintai seseorang, maka sampaikan kepada Allah melalui do'a yang kau panjatkan setelah shalat.

 

Rasa cinta itu pemberian dari Allah yang harus kita jaga kesuciannya. Tanpa cinta seseorang bagaikan malam yang tak berbintang.

 

Sebuah ungkapan menyebutkan :

 

الإنسان بلا محبة كا لليل بلا نجم

 

Manusia tanpa cinta,bagaikan malam tiada berbintang

 

المحبة بلا قيد كا لقهوة بلا سكر

 

Sedangkan cinta tanpa ikatan,bagaikan kopi tanpa gula

 

Ingatlah, jika seorang muslim dan muslimah saling mencintai karna Allah, maka dia akan sama-sama saling mendo'akan dalam sujudnya. Meminta kepada Allah dalam sujudnya agar dipertemukan dan disatukan dalam ikatan pernikahan.

 

Sebuah ungkapan menyebutkan :

من أحب شيئا كثر من ذكره

 

Barangsiapa yang mencintai sesuatu,maka dia akan banyak menyebut sesuatu yang dicintainya tersebut

 

 

Bagaimana jika menyebutnya dengan berulang kali? Yaitu saling mendo'akan dalam sujudnya?

 

Minta kepada Allah mudah-mudahanan disatukan oleh Allah dalam ikatan pernikahan.

 

Tapi jangan lupa, di samping berdo'a kita sebagai manusia juga dituntut untuk berusaha menggapai apa yang menjadi impian kita. Karna berdo'a saja tanpa usaha, maka hal itu sama saja bohong. Sedangkan Usaha saja tanpa berdo'a, maka akan sia-sia belaka karna yang menentukan segala sesuatu adalah Allah dan hendaklah meminta kepadanya.

 

Maka antara usaha dan do'a tidak boleh dipisahkan. Harus sejalan kedua duanya. Mudah-mudahan yang masih menunggu jodonya disegerakan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan tetap mematuhi peraturan-peraturan yang di atur di dalam syari'at Islam ini. Wallahul Musta'an.


Semoga bermanfaat.

 

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.