logo

Ini Penyebab Sulitnya Mengerjakan Qiyamul Lail | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz

Izin bertanya...apa benar jika seseorang sangat sulit untuk melakukan qiyamul lail itu karena terikat oleh dosa dosa nya sendiri ustadz?

Syukron

Dari : Fulanah

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Orang-orang yang sulit melakukan kebaikan terutama ibadah kepada Allah boleh jadi disebabkan dosa yang telah dia perbuat di masa yang lampau.

Maka dari itu Allah selalu mengingatkan untuk bertobat kepada-Nya supaya tidak datang azab kepada hamba tersebut.

Allah berfirman :

فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih.” (An-Nur : 63).

Di dalam ayat ini Allah mengingatkan agar takut ditimpa ujian atau azab dari Allah atas dosa-dosa yang dilakukan. Dan agar segera bertobat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Apakah dosa bisa menyebabkan dia sulit melakukan Qiyamul Lail?

Jawabannya iya. Karena seorang Muslim jika telah banyak melakukan dosa tanpa dibarengi tobat kepada Allah, maka akan semakin banyak titik hitam di dalam hatinya. Dan apabila hatinya penuh dengan titik hitam karena seringnya berbuat dosa, maka dia nanti akan semakin sulit beribadah kepada Allah dan akan sulit melakukan kebaikan.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻦَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺫْﻧَﺐَ ﺫَﻧْﺒًﺎ ﻧُﻜِﺖَ ﻓِﻲ ﻗَﻠْﺒِﻪِ ﻧُﻜْﺘَﺔٌ ﺳَﻮْﺩَﺍﺀُ ﻓَﺈِﻥْ ﺗَﺎﺏَ ﻭَﻧَﺰَﻉَ ﻭَﺍﺳْﺘَﻐْﻔَﺮَ ﺻُﻘِﻞَ ﻗَﻠْﺒُﻪُ ﻭَﺇِﻥْ ﺯَﺍﺩَ ﺯَﺍﺩَﺕْ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻌْﻠُﻮَ ﻗَﻠْﺒَﻪُ ﻓَﺬَﻟِﻚَ ﺍﻟﺮَّﺍﻥُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺫَﻛَﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ : ﻛَﻠَّﺎ ﺑَﻞْ ﺭَﺍﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻢْ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻜْﺴِﺒُﻮﻥَ

“Sesungguhnya seorang mukmin, jika melakukan satu perbuatan dosa, maka ditorehkan di hatinya satu titik hitam. Jika dia bertaubat, berhenti dan minta ampun, maka hatinya akan dibuat mengkilat lagi. Jika semakin sering berbuat dosa, maka titik-titik itu akan bertambah sampai menutupi hatinya. Itulah (raan) yang disebutkan Allah 'Azza Wa Jalla, sekali-kali tidak akan tetapi itulah (raan) yang disebutkan Allah di dalam Al-Qur'an. Sekali-kali tidak (demikian), sesungguhnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al-Muthoffifin : 14)  (HR. Ahmad).

Jika hati telah tertutup dengan bintik-bintik hitam, dan apabila telah penuh, akan sulit menerima kebaikan dan akan sulit beribadah kepada Allah dan akan sulit melakukan kebaikan. Na'udzubillahi Min Dzalik.

Begitu juga ketika seseorang sulit untuk melakukan shalat atau amalan-amalan qiyamul lail, boleh jadi karena dosa yang ada didalam dirinya.

Jika sudah berbuat dosa dan tidak bertobat kepada Allah, jangankan merasakan kenikmatan dalam beribadah kepada Allah, melakukan ibadah dan melaksanakan kebaikan akan sulit dilakukan. Na'udzubillah Tsumma Na'udzubillah.

Semoga bisa dipahami.

Wallahul Musta'an.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.