logo

Hukum Tidur Lagi Setelah Makan Sahur | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Asalamualaikum ustdz. Mau bertanya? Bolehkah kita sesudah sahur tidur lagi??

Dari : Serly Ana

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Tidur setelah sahur itu dilihat dulu jam berapanya, karena kadang-kadang sahurnya seseorang itu di waktu yang bermacam-macam. Ada yang sahur jam 2, ataupun ada yang sahur jam 3 atau jam 3.30. Dan tergantung daerah tertentu.

Jika imsaknya jam 4.10, lalu dia sahur jam 3. Otomatis kan masih ada waktu sekitar puluhan menit. Maka tidur di jam-jam  segitu boleh-boleh saja. Tapi alangkah baiknya di isi dengan kegiatan yang bermanfaat seperti beribadah kepada Allah. Karena jika dia tidur lagi dan tidak bangun di waktu subuh, maka tentu hal ini tidaklah bagus.

Maka dari itu jika waktu tinggal beberapa menit saja, isilah dengan beribadah kepada Allah seperti shalat Tahajjud, baca Al-Qur'an, dzikir dan sebagainya.

Bagaimana jika dia tidur setelah shalat subuh?

Menurut para ulama hukumnya makruh.

Ibnul Qoyyim berkata di dalam kitabnya Madarijus Salikin jilid 1 halaman 369 :

وَمِنَ المكْرُوْهِ عِنْدَهُمْ : النَّوْمُ بَيْنَ صَلاَةِ الصُّبْحِ وَطُلُوْعِ الشَّمْسِ فَإِنَّهُ وَقْتٌ غَنِيْمَةٌ

Diantara hal yang makruh menurut para ulama adalah tidur setelah shalat Shubuh hingga matahari terbit karena waktu tersebut adalah waktu memanen ghonimah (waktu meraih kebaikan yang banyak.

Kenapa? Karena pada waktu itu terdapat amalan besar yang bisa dia kerjakan dengan syarat dia tetap berada didalam masjid.

Apa amalan itu? Yaitu shalat shalat sunnah isyroq. Apa itu shalat sunnah isyroq? Yaitu shalat yang dikerjakan apabila setelah shalat subuh dia berdiam diri di masjid, dan berdzikir menunggu hingga matahari terbit. Dan pahalanya sangat besar.

Dari Anas bin Malik rodhiyallahu 'anhu berkata, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ . قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama'ah lalu dia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian dia melaksanakan shalat dua raka'at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh. Beliau pun bersabda : "Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna. (HR. Tirmidzi, hadist no. 586).”

Dan juga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya. (HR. Abu Daud, hadist no. 2606).”

Nah, karena alasan inilah para ulama tidak menyukai tidur sehabis subuh, karena banyak pahala yang akan dia lewatkan di waktu-waktu tersebut. Dan para ulama suka memperbanyak ibadah kepada Allah di waktu-waktu tersebut karena besarnya pahala yang didapat.

Dan sayang sekali jika di waktu-waktu yang barokah itu hilang begitu saja. Apalagi Rasulullah mendo'akan ummatnya di waktu paginya sebagaimana di dalam hadist diatas.

Adapun lembaga fatwa Syabakah Islamiyah membolehkan nya dan tidak berdosa, karena larangan membutuhkan dalil yang melarangnya.

Asy-Syabakah al-Islamiyyah menyebutkan :

فإن النوم في هذا الوقت جائز بمعنى أنه لا يأثم فاعله، ولو لم يكن محتاجا إليه. وقد كرهه بعض أهل العلم نظرا لما يترتب عليه من آثار صحية وغيرها، إلا إذا كان لحاجة. وقد ورد أن الرزق يقسم في ذلك الوقت

Dan sesungguhnya tidur di waktu ini adalah boleh, dalam arti tidak berdosa melakukannya, walau dia tidak membutuhkannya. Sebagian Ulama memakruhkan karena melihat berbagai pertimbangan, seperti kesehatan dan lainnya, kecuali jika ada kebutuhan untuk melakukannya.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.