logo

Hukum Orang Tua Mengambil Mahar Anaknya | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum ustadz, saya ingin bertanya tentang mahar yg diberikan oleh suami.. mahar tersebut sebenarnya apa untuk dimiliki istrinya atau untuk orang tua istri ? Syukron ustadz.

Dari : Annisa

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى  melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Mahar itu sepenuhnya milik istri, bukan milik orang tua. Mana dalilnya?

Allah berfirman :


وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً فَإِنْ طِبْنَ لَكُمْ عَنْ شَيْءٍ مِنْهُ نَفْسًا فَكُلُوهُ هَنِيئًا مَرِيئًا


"Berikanlah mahar kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh dengan kerelaan. Namun jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mahar itu dengan kerelaan, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya. (QS. An-Nisa' : 4)."

Seharusnya orang tua tidak ikut campur sedikitpun tentang mahar. Apalagi mengatur calon suami yang anak harus ngasih orang sejumlah yang ditentukan. Ini tentunya dilarang didalam Islam.

Ibnu Hazam rohimahullah berkata di dalam kitab Al-Muhalla, jilid 9 halaman 115 :


ولا يحل لأب البكر صغيرة كانت أو كبيرة أو الثيب، ولا لغيره من سائر القرابة أو غيرهم: حكم في شيء من صداق الابنة، أو القريبة، ولا لأحد ممن ذكرنا أن يهبه، ولا شيئا منه، لا للزوج طلق أو أمسك ولا لغيره، فإن فعلوا شيئا من ذلك فهو مفسوخ باطل مردود أبدا


Tidak halal bagi ayah seorang gadis, baik masih kecil maupun sudah besar, juga ayah seorang janda dan anggota keluarga lainnya, menggunakan sedikit pun dari mahar putri atau keluarganya. Dan tidak seorang pun yang kami sebutkan di atas, berhak untuk memberikan sebagian mahar itu, tidak kepada suami baik yang telah menceraikan ataupun belum (menceraikan), tidak pula kepada yang lainnya. Siapa yang melakukan demikian, maka itu adalah perbuatan yang salah dan tertolak selamanya.

Yang nikah anak, jadi seharusnya orang tua membantu memperlancar acara pernikahan. Bukan malah sibuk minta ini dan itu ke calon menantunya. Harus ngasih sekian juta lah, itulah untuk orang tua diluar uang untuk walimah (hanya untuk orang tua wanita saja). Maka hal ini tidak diperbolehkan di dalam Islam.

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.