logo

Hukum Minta Oleh-oleh, Haram? | Konsultasi Muslim



Banyaknya pemahaman yang timbul akibat sebagian orang yang kurang paham dengan yang dinamakan meminta minta sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah di dalam Hadist.

Dari 'Abdullah bin 'Umar rodhiyallahu 'anhuma, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ حَتَّى يَأْتِىَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِى وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ

“Jika seseorang meminta-minta (mengemis) pada manusia, dia akan datang pada hari kiamat tanpa memiliki sekerat daging di wajahnya.” (HR. Bukhari, hadist no. 1474).

Kita lihat dalam permasalahan minta oleh-oleh. Ada seorang teman berkata kepada temannya : "Fulan, nanti jika pulang dari kota A jangan lupa oleh-oleh nya ya". Maka hal seperti ini apakah menghinakan pelakunya? Tentunya tidak. Karna jika yang diminta berkenan maka dia akan dia belikan, kalo tidak maka dia tidak akan belikan.

Ataupun seorang anak minta oleh-oleh kepada ayah,atau seorang adik minta oleh-oleh kepada kakak, maka hal ini termasuk perkara yang tidak dilarang insyaAllah. Dan ini sudah lumrah.

Seperti dikatakan di dalam qoidah ushul fiqh :

العادات محكمات

Kebiasaan bisa menjadi suatu landasan hukum.

Begitu juga minta traktir teman, yang jika temannya mau maka akan dia traktir, jika tidak maka tidak dia lakukan hal tersebut.

Adapun meminta minta yang tercela adalah seperti seseorang yang mengamen di jalanan dan ngamen di warung-warung kopi. Padahal mereka masih kuat dan sehat wal afiyat tanpa kurang satu apapun.

Maka kesimpulan nya : "Minta oleh-oleh bukan termasuk kedalam minta-minta yang diharamkan dan hukumnya mubah (boleh)".

Wallahu Ta'ala a'lam.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.