logo

Hukum Mencontek Saat Ujian | Konsultasi Muslim



Pertanyaan:

Assalamu'alaikum ustadz mau Tanya apa hukum menyontek pada saat ujian?

Dari : Diana

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp 

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Mencontek adalah salah satu perbuatan curang. Sedangkan perbuatan curang menyebabkan pelakunya berdosa dan sedangkan hukumnya adalah haram bagi seorang Muslim.

Dan pemerintah telah menetapkan bahwa di dalam ujian nasional, tidak diperkenankan menyontek saat ujian. Begitu pula guru-guru disekolah sudah menetapkan tidak bolehnya menyontek saat ujian Uas misalnya. Maka murid-muridnya juga harus mentaati peraturan yang dibuat.

Sebuah qoidah fiqih menyebutkan :
المسلمون على شروطهم
Kaum muslimin harus mentaati kesepakatan yang telah disepakati bersama
Oleh karena itu, tidak boleh kemudian murid-muridnya berbuat curang.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا
"Barangsiapa yang menipu kami, maka dia tidak termasuk golongan kami. (HR. Muslim, hadist no. 101)."
Nah, asal hukum mencontek adalah dilarang, baik oleh pemerintah maupun oleh agama kita, karena itu perbuatan curang.

Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengancam kepada setiap pelaku kecurangan bahwa mereka yang berbuat curang tidak termasuk Ummat beliau. Na'udzubillah.

Jika Rasulullah sendiri yang berkata seperti itu, kira-kira ummat siapakah orang-orang yang menyontek saat ujian tersebut?

Oleh sebab itu dia wajib bertobat kepada Allah setelah itu, dan jika dia bertobat kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosanya insyaAllah.

Allah berfirman :

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
"Katakanlah : "Hai hamba-hambaKu yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Az-Zumar : 53)."

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.