logo

Hukum Membuang Kucing Tetangga Yang Nakal | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum ustadz, apakah dosa  membuang kucing ke tempat lain? dan kucing itu punya tetangga.

Dari : Mawar Berduri

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى  melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Sesuatu yang bukan milik kita, kemudian dibuang ke tempat lain. Maka hal ini tidak lah dibenarkan di dalam Islam dan ini sama saja merampas kepunyaan orang lain. Bahkan ketika mengambil tongkat seorang muslim pun tidak diperbolehkan di dalam Islam dan diperintahkan untuk mengembalikan nya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi w asallam bersabda :


لَا يَأْخُذْ أَحَدُكُمْ عَصَا أَخِيهِ لَاعِبًا أَوْ جَادًّا، فَمَنْ أَخَذَ عَصَا أَخِيهِ فَلْيَرُدَّهَا إِلَيْه

"Janganlah salah seorang di antara kamu mengambil tongkat saudaranya baik main-main maupun serius. Jika salah seorang di antara kamu mengambil tongkat saudaranya, maka kembalikankah. (HR. Ahmad)."

Sedangkan mengambil tongkat saja dilarang,apalagi mengambil kucing tetangga dan dibuang ke tempat lain. Tentunya juga bisa menimbulkan dosa karena membuang sesuatu yang bukan milik kita.

Bagaimana jika misalnya kucing tetangga itu nakal dan sering makan makanan di rumah kita?

Ingatkan terlebih dahulu, katakan kepada tetangga bahwa kucingnya nakal dan sering memakan makanan dirumah antum. Jika tetangga tidak menghiraukannya, maka boleh saja antum melakukan seperti d iatas untuk menghindari kerusakan yang ada disebabkan apa yang dilakukan kucing tersebut.

Setidaknya ada sebab antum menaruh kucing tersebut di tempat lain. Karena yang punya kucing tidak menghiraukan nya dan yang punya kucing juga termasuk orang yang dzolimkarena membiarkan kucing nya memakan makanan tetangga nya. Sedangkan kita diperintahkan untuk menjauhi sifat dzolim.

Rasulullah shallallahu 'alaihi w asallam bersabda :


الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ

"Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya, maka janganlah menzaliminya dan janganlah menyerahkannya kepada musuh. (HR. Bukhari, hadist no. 2442)."

Semoga bisa dipahami.

Wallahu Ta'ala a'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.