logo

Hukum Memakai Produk Orang Kafir | Konsultasi Muslim




Banyak yang orang-orang yang sok tau tentang hukum Islam, bahkan yang beragama Islam pun ikut-ikutanan mengatakan, kalo tidak mau memilih pemimpin kafir, maka jangan pakai produk-produk kafir.

Dan mereka seperti nada mengejek ummat Islam, dan tidak sedikit yang terdoktrin oleh pernyataan yang menyesatkan ini.

Lalu bagaimana hukum asal memakainya menurut Islam?

Didalam sebuah qoidah fiqih menyebutkan :

الأصل في الأشياء الإباحة

Asal hukum segala sesuatu (dalam perkara mu'amalah) adalah boleh

Jadi, perkara memakai produk atau transaksi adalah perkara yang dibolehkan didalam Islam selama barang yang dia beli barang yang halal.

Lalu ada yang berkata, kalo tidak mau memilih pemimpin kafir, jangan pake hp karena hp mu buatan kafir, jangan pake komputer dan elektronik lainnya. Kan itu semua buatan kafir.

Pernyataan seperti ini jawab saja :

Oke kalau kami ummat Islam tidak boleh memakai hp, komputer dan sebagainya. Kalo begitu jangan ciptakan hp, komputer, anti virus dan sebagainya dengan hitung-hitungan. Loh kenapa? Karena penemu hitung-hitungan angka seperti al-Jabar dan al-Ghoritma adalah seorang ilmuwan Muslim bernama al-Khawarizmi.

Jika kami kalian larang memakai produk orang kafir, maka pastikan menciptakan elektronik tanpa hitung-hitungan seperti al-jabar dan al-ghoritma. Bisa tidak? Tentunya tidak. Karena elektronik diciptakan melalui metode hitung-hitungan.

Begitu juga jangan naik pesawat, karena penemu pesawat pertama kali adalah seorang ilmuwan Muslim yang bernama Abbas ibnu Farnas pada tahun 875 pada masa Dinasti bani Abbasiyah.

Dan metode angka-angka sendiri sudah ada didalam Al-Qur'an sejak 1.400 tahun yang lalu.

Allah berfirman :

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ الطُّوفَانُ وَهُمْ ظَالِمُونَ

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (QS. Al-Ankabut : 14).”

Di dalam ayat lain diterangkan :

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا

“Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun lagi. (QS. Al-Kahfi : 25).”

Di dalam hadist (Mukhtashor asy-Syamail halaman 51) disebutkan :

أن النجاشي أهدى النبي صلى الله عليه و سلم خفين أسودين ساذجين فلبسهما ثم توضأ ومسح عليهما

Raja Najasyi pernah memberi hadiah pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dua buah khuf yang berwarna hitam yang terlihat sederhana, kemudian beliau menggunakannya dan mengusap kedua khuf tersebut.

Ini juga salah satu dalil bolehnya memakai produk atau hadiah dari orang kafir. Asalkan barang tersebut halal hukumnya.

Jadi sungguh lucu orang yang sok tau tentang Islam atau ada diantara orang yang mengaku Islam ikut-ikutan berkomentar seperti itu. Sungguh rugi karena ketidaktahuannya malah ikut-ikutan mendukung pernyataan orang kafir yang menyuruh Ummat Islam tidak memakai produk kafir. Padahal jika dia tau, produk atau elektronik yang diciptakan itu tidak akan ada tanpa ilmu hitung-hitungan seperti alj-abar dan al-ghoritma. Dan penemunya adalah ilmuwan Muslim.

Semoga bisa dipahami.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.