logo

Hati-hati, Berkata Bohong Bisa Merusak Puasa | Konsultasi Muslim



Tidak dipungkiri bahwa terkadang di sekitar kita masih saja ada orang yang berani berkata bohong, padahal dia dalam keadaan berpuasa. Dan Islam sangat melarang hal tersebut.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِه والجهلِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkan dan kebodohan, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari,Subulus Salam, hadist no. 629).

Penjelasan :

Imam As-Shon'ani rohimahullah berkata di dalam kitab Subulus Salam :

الحديث دليل على تحريم الكذب و العمل به و تحريم السفه على الصائم

Hadist adalah dalil bahwa haramnya berbohong dan mengamalkan bohong saat puasa. Dan dua hal ini juga diharamkan untuk selain orang yang berpuasa juga. (Subulus Salam, halaman 167).

Adapun maksud perkataan :

فليس لله حاجة

Bahwa Allah tidak menghendaki perbuatan jahat.

Maka dari itu, ketika sedang berpuasa hendaklah menjauhi sesuatu-sesuatu yang dibenci oleh Allah Subhanahu karena hal itu bisa merusak puasa kita.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. At-Thobroni).

Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Aamiin Ya Robbal 'Aalamiin.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.