logo

Hukum Menikah di bulan Muharram Menurut Islam | Konsultasi Muslim



Kepercayaan yang sudah mendarah daging memang susah untuk dirubah. Di sebagian daerah di pulau jawa masih meyakini akan adanya bencana di bulan Muharram sehingga di bulan tersebut tidak ada hajatan dan mengadakan sejumlah kegiatan-kegiatan lainnya seperti pernikahan dan sebagainya.

Maka tentunya ini tidak lah benar, karna Islam datang untuk meratakan kepercayaan-kepercayaan jahiliyyah.

Allah berfirman :

وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ الْآيَاتِ وَلِتَسْتَبِينَ سَبِيلُ الْمُجْرِمِينَ

“Dan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al-Qur'an supaya jelas jalan orang-orang yang berdosa.” (QS. Al-An'am : 55).

Ayat ini seakan akan mengatakan bahwa telah tampak ajaran Islam dan telah jelas ajarannya, tapi mereka tetap mengerjakan juga tradisi-tradisi yang bertentangan dengan syari'at Islam. Apalagi meyakini hari, tanggal dan bulan tertentu bisa mendatangkan kemudorotan, maka tentunya hal ini kesyirikan yang nyata, sebab sesuatu itu terjadi atas izin Allah bukan terjadi dengan sendiri nya, sebab tidak ada yang bisa mendatangkan manfaat dan mudorot kecuali Allah.

Allah berfirman :

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ ۚ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudorotan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu,maka tak ada yang dapat menolak karunianya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendakinya di antara hamba-hamba nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus : 107).

Jadi, tiada satu makhluk pun yang bisa mendatangkan kemudorotan selain Allah. Apalagi menganggap bulan tertentu sebagai Bulan bencana. Ini tidak lah benar. Apalagi jika misalnya mengatakan Hari, tanggal dan bukan tertentu sebagai suatu kesialan dengan mengatakan : "Ah sial sekali hari ini, tanggal ini selalu sial, bulan itu bulan yang sial". Maka menghina hari, bulan dan tanggal sama saja menghina Allah karna Allah lah yang menciptakan itu semua dan Allah lah yang mendatangkan kemudorotan itu.

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu 'anhu berkata,Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يُؤْذِينِى ابْنُ آدَمَ يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ

“Allah 'Azza wa Jalla berfirman : "Aku disakiti oleh anak Adam.Dia mencela waktu, padahal Aku adalah pengatur waktu, Akulah yang membolak-balikkan malam dan siang.” (HR. Muslim, hadist no. 6000).

Tiada hari, tanggal dan bulan yang sial di dalam islam. Semua nya baik di dalam Islam. Adapun keyakinan bahwa bulan Muharram itu bulan petaka tidak lah benar dan itu keyakinan nenek moyang yang tiada dasarnya dan sangat bertentangan dengan syari'at Islam. Lebih-lebih melarang membuat hajatan atau pernikahan dan selainnya diselenggarakan di bulan Muharram karna takut sial.

Maka hal tersebut tidak lah benar dan bertentangan dengan syari'at Islam dan harus dihilangkan. Karena Islam datang untuk menghapus tradisi-tradisi nenek moyang yang bertentangan dengan syari'at Islam.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ

“Tidak benar meyakini penyakit berpindah dengan sendiri nya (Tanpa Izin Allah), Dan tidak benar mempercayai gerak-gerik burung, dan tidak benar meyakini burung hantu, dan tidak benar anggapan bulan Shafar adalah bulan yang sial.” (HR. Bukhari)

Oleh sebab itu, tidak boleh meyakini sesuatu yang tidak ada dasarnya sama sekali dalam agama ini dan mudah-mudahan kita dijauhkan dari keyakinan yang bisa merusak aqidah kita.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.