logo

Bolehkah wanita Muslimah menampakkan aurat di antara wanita non muslim | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Bismillah.. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.  'afwan ustadz saya mau bertanya tentang bagaimana batasan aurat seorang perempuan terhadap perempuan yang non islam.
Jazaakallahu khair ustadz


Dari : Amalia

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى    melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp


Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.


Allah Berfirman :


وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آَبَائِهِنَّ أَوْ آَبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ


“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara lelaki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. (QS. An-Nur : 31).


Syekh Muhammad Ali As-shobuni Rohimahullah menuqil pendapat Imam Al-Fakhrur Roozi, beliau berkata didalam Kitab Tafsir Rowaai'ul Bayaan Aayat Ahkaam Mina Qur'an Jilid 2 Halaman 152 : "Ulama-ulama fiqih berbeda pendapat tentang arti أو نسائهن pada ayat diatas. Mereka berkata :


المراد بهن (المسلمات) اللاتي على دينهن وهذا قول أكثر السلف


“Arti dari "Hinna/Hunna" Didalam ayat tersebut adalah (Wanita-Wanita Muslimah). Yang seagama dengan mereka. Dan ini pendapat kebanyakan ulama salaf (terdahulu).

Beliau (Syekh As-Shobuni) menuqil perkataan Imam Al-Qurtubi :


Imam Al-Qurtubi Rohimahullah berkata didalam Tafsirnya :


قوله تعالى : (أو نسائهن) يعني المسلمات ويخرج منه نساء المشركين من أهل الذمة وغيرهم. فلا يحل لامرأة مؤمنة أن تكشف شيئا من بدنها ببن يدي امرأة مشركة إلا أن تكون أمة لها


“Firman Allah : (أو نسائهن)  maksudnya adalah wanita-wanita muslimah. Dan dikeluarkan darinya wanita-wanita kafir zimmi. Dan tidak halal bagi wanita mukminah menyingkapkan apapun dari badannya diantara wanita-wanita kafir, kecuali dia seagama dengan mereka (wanita kafir tersebut).

Disini Imam Al-Qurtubi Rohimahullah secara tegas mengingatkan kepada wanita muslimah, agar tidak menyingkapkan atau membuka apapun dari tubuh mereka diantara wanita-wanita kafir. Kecuali wanita tersebut seagama dengan wanita-wanita kafir tersebut.


Kesimpulan :


Dan menyimpulkan dari jawaban para Ulama diatas, bahwa seorang wanita muslimah haram hukumnya menampakkan apapun diantara wanita-wanita kafir.


Semoga bisa dipahami.


Wallahu Ta'ala A'lam.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.