logo

Bisakah Memanggil Roh Orang Yang Sudah Meninggal Dunia? | Konsultasi Muslim



Pertanyaan :

Assalamu'alaikum....

Ustadz sya mau bertanya.

Bagaimana ketika ada paranormal, dukun atau ustadz sekalipun dia bisa manggil arwah orang yg sudah meninggal, apakah itu benar ustadz?

Kebetulan kmaren temen saya berobat ke daerah sukabumi, katanya ktmpat pengobatan pk haji.
Nah pk hajinya itu bisa manggil arwah dan di masukkan ke raga muridnya, dan dstu berbincang-bincang dgn si arwah orang tua pasien itu, dan perkataan2 si arwah ini dibenarkan oleh pasien.
Bukankah itu dusta ustadz.

Mohon pencerahannya ustadz.

Terimakasih.

Dari : Noy Gepeng

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Ini perbuatan batil yang wajib ditinggalkan oleh seorang Muslim.

Perlu diketahui, tidak ada seorang manusia pun yang bisa memanggil roh, dan tidak seorangpun yang mengetahui yang ghaib kecuali Allah.

Allah berfirman :

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا إِلا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

“(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS. Al-Jin : 26-27).”


Ketika orang yang didatangi itu mengaku mengetahui perkara ghaib, maka dia sedang berdusta, karena hanya Allah lah yang mengetahui perkara ghaib.

Apalagi memanggil roh. Tidak ada yang bisa memanggil roh. Sehebat apapun dia.

Dan orang seperti ini tidak ubahnya seperti dukun. Dan baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam mengancam setiap orang yang mendatangi dukun.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam bersabda :

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu dia membenarkannya, maka dia berarti telah kufur pada Al-Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad. (HR. Ahmad, hadist no. 9532).”

Dan apabila orang yang mendatangi dukun tersebut percaya dan membenarkan apa yang dikatakan dukun tersebut, maka dia telah menduakan Allah dan dia dihukumi keluar dari Islam. Dan dia wajib bertaubat kepada Allah. Jika dia tidak bertobat kepada Allah sampai mati, maka dia masuk kedalam neraka yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.

 Allah Berfirman :

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. (QS. An-Nisa' : 48).”


Na'udzubillah. Semoga Allah hindarkan kita segala yang mendatangkan murka Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Semoga bisa dipahami.

Wallahul Musta'an.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.