logo

Begini Muslimah Sejati di dalam Islam | Konsultasi Muslim



Islam mengatur segala sesuatu untuk setiap pemeluknya. Dari yang terkecil sampai kepada hal yang besar diatur didalam Islam. Lebih-lebih tentang perempuan yang hakikatnya pelengkap iman bagi setiap lelaki.

Lalu bagaimana wanita sejati yang diatur di dalam Islam?

1. Menutup aurat secara sempurna

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا

"Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak dari padanya. (QS. An-Nur : 31)."

Nah, para wanita hendaklah dia memakai pakaian yang Syar'i yang telah ditetapkan Islam. Dan juga tidak boleh menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak daripada nya. Dan juga hendaklah menjulurkan kain-kain mereka kebawah untuk menutup tubuhnya sehingga dia tidak mudah diganggu.

Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Ahzab : 59)."

2. Menjaga akhlak sebagai perempuan

Sebagai perempuan hendaklah dia menjaga tingkah lakunya, karna dia merupakan madrasah pertama bagi si "buah hati".

Seperti yang disebutkan :

الأم مدرسة الأولى للأولاد

Seorang Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak nya.

Jadi, sebagai pendidik yang baik, hendaklah dia menjaga sikap dan akhlak nya sebagai seorang Muslimah karna anak tidak akan jauh lari dari kebiasaan orang tuanya. Maka dari itu jagalah sikap dan akhlak.

3. Menjaga pandangan

Sebagai Muslimah yang taat kepada Allah dan menjauhi segala yang dilarang nya, hendaklah menahan pandangan dari lelaki yang bukan mahrom.

Allah berfirman :

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandanganya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. (QS. An-Nur :30)."

4. Menyenangkan bila dipandang

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu 'anhu berkata :

قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

"Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Siapakah wanita yang paling baik"? Jawab beliau : Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci. (HR. An-Nasa'i,  hadist no. 3231)."

5. Memiliki sifat malu

Seorang Muslimah Sejati itu mempunyai rasa malu jika apa yang dia lakukan bertentangan dengan akal sehatnya, lebih-lebih sesuatu yang bertentangan dengan syari'at Islam karna malu tidak mendatangkan kecuali kebaikan.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

الْحَيَاءُ لاَ يَأْتِى إِلاَّ بِخَيْرٍ

"Rasa malu tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan. (HR. Bukhari, hadist no. 6117)."

Semoga bermanfaat.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.