logo

Begini Ciri-Ciri Wanita Sholehah | Konsultasi Muslim



Seorang wanita pasti ingin menjadi yang terbaik, baik bagi dirinya, orang tuanya maupun suaminya kelak. Dan sudah seharusnya wanita berfikir : Sudah sholehah kah aku? Atau malah jauh dari kata-kata sholehah.

Wanita muslimah pastinya ingin menjadi pribadi yang baik, dan ingin agar orang tuanya senang ketika melihat tingkah lakunya. Apalagi bisa menjadi anak yang sholehah bagi kedua orang tuanya.

Lalu wanita seperti apa sih yang disebut wanita sholehah itu?

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu 'anhu, dia berkata :

قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ

“Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya : "Siapakah wanita yang paling baik? Jawab beliau : "Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya,mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci. (HR. An-Nasa'i, hadist no. 3231).”


Penjelasan :

Berdasarkan hadist diatas, ada 3 ciri-ciri wanita sholehah didalam hadist diatas :

1. Menyenangkan jika dipandang

2. Taat jika diperintah apapun oleh suaminya

3. Menjaga kehormatan dan harta suaminya jika suaminya tidak berada di rumah

Tiga perkara inilah yang jika ada pada diri seorang wanita niscaya dia sudah menjadi wanita sholehah di depan suaminya.

Terkadang kita lihat kebalikan dari hadist diatas, ketika seorang istri diperintah ini dan itu, dia malah membantah perkataan suaminya. Bahkan tidak mengindahkan sedikitpun perkataan suaminya tersebut. Tentunya perbuatan seperti ini haram hukumnya didalam Islam karena suami adalah pemimpin didalam rumah tangga yang wajib untuk ditaati.

Dari Ummu Salamah rodhiyallahu 'anha, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتِ الْجَنَّةَ

“Wanita mana saja yang meninggal dunia lantas suaminya ridho padanya, maka dia akan masuk surga. (HR. Tirmidzi, hadist no. 1161).”

MasyaAllah, sungguh besarnya pahala yang didapat seorang wanita jika dia mentaati suaminya. Namun sebagian wanita zaman sekarang bukanlah seperti itu, tatkala dia pergi arisan dia memakai parfum yang wangi, tapi dikala tidur sama suaminya malah tidak berhias bagi suaminya. Oleh sebab itu, hendaklah seorang istri memperhatikan kewajibannya sebagai seorang istri, dan dia juga berkewajiban menyenangkan hati suaminya, baik dari segi lahir maupun dari segi yang lainnya.

Ustadz, itukan ciri-ciri wanita sholehah bagi seorang istri di depan suaminya, lalu bagaimana jika wanita muslimah tersebut belum menikah? Apa ciri-cirinya?

Jika di dalam hadist di atas disebutkan : Yang menyenangkan bila dipandang, maka bagi wanita muslimah yang belum menikah, dia menjadi penyejuk bagi kedua orang tuanya.

Allah berfirman :

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak. (QS. An-Nisa' : 36).”

Artinya wanita muslimah hendaklah dia memperbaiki akhlak dan tingkah lakunya, sehingga dengan akhlak yang baik itu orang tua akan menjadi bahagia melihatnya.

Senangkan hati kedua orang tua dengan cara apapun, taati apa yang diperintah, selagi yang diperintahkan itu tidak melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya.

Dan dia juga harus menjaga kehormatan kedua orang tuanya, jangan sampai dia menjatuhkan kehormatan kedua orang tuanya didepan manusia, apalagi menjatuhkan atau merusak kehormatan orang tuanya dihadapan Allah, misalnya dia mengerjakan dosa besar, tentunya bisa menjatuhkan kehormatan orang tuanya, baik didepan manusia, lebih-lebih dihadapan sang pencipta-Nya. Na'udzubillahi min dzalik.

Taati Perintah Allah dan Rasul-Nya, jaga dirimu dan kehormatanmu, serta kehormatan kedua orang tuamu, senangkan mereka, dan perbaiki akhlakmu. InsyaAllah akan menjadi wanita yang sholehah, baik dimata manusia maupun dihadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Semoga bermanfaat.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.