logo

Beberapa Kepercayaan Yang Bertentangan dengan Syariat Islam | Konsultasi Muslim



Maraknya kepercayaan-kepercayaan di masyarakat yang sangat bertentangan dengan syari'at Islam, harus benar-benar di ingatkan supaya kepercayaan tersebut hilang. Karna Islam datang untuk menghapus kepercayaan "nenek moyang".

Berikut beberapa kepercayaan yang bertentangan dengan syari'at Islam :

1. Larangan "Foto Bertiga" yang katanya bisa menyebabkan salah satunya meninggal.

2. Larangan anak ke 3 "Menikah" dengan anak pertama.

3. Larangan membuat "Hajatan" di bulan Muharram.

4. Muharram sebagai "Bulan Bencana" padahal bukan.

5. Larangan "Nyapu di malam hari" katanya bisa membuang rezeki.

6. Larangan "duduk di depan pintu" katanya orang yang melamar bisa tidak jadi.

7. Larangan suami "menyembelih hewan ketika istri nya sedang hamil" karna diyakini bisa membuat anaknya kasar setelah lahir.

8. Wanita hamil "harus membawa benda tajam" seperti cemeti, potong kuku dan sebagainya karna setan takut dengan benda seperti itu.

9. Menyembelih hewan "untuk kendaraan baru", atau rumah baru agar terhindar dari bencana.

Dan masih banyak lagi kepercayaan-kepercayaan yang sangat-sangat bertentangan dengan syari'at Islam.

Allah berfirman :

انْظُرْ كَيْفَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَكَفَى بِهِ إِثْمًا مُبِينًا

"Lihatlah bagaimana mereka berbuat dusta atas nama Allah. Dan cukuplah itu sebagai perbuatan dosa yang nyata. (QS.An-Nisa' : 50)."

Betapa banyak kepercayaan-kepercayaan yang sangat dilarang didalam Islam tapi dipercaya oleh Masyarakat kita. Mereka meyakini sesuatu itu bisa mendatangkan kemudorotan, padahal yang bisa mendatangkan kemudorotan hanya Allah semata.

Allah berfirman :

قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي نَفْعًا وَلَا ضَرًّا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۚ وَلَوْ كُنْتُ أَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ وَمَا مَسَّنِيَ السُّوءُ ۚ إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

"Katakanlah : "Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudorotan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghoib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudorotan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman. (QS.Al-A'raf : 188)."

Jadi, menganggap sesuatu bisa mendatangkan kemudorotan adalah kesyirikan karna yang mendatangkan itu semua hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Apalagi kita lihat di desa-desa di mana penduduk nya tidak mengaji ilmu Agama, maka dari itulah kepercayaan itu mendarah daging. Meyakini sesuatu padahal itu bertentangan dengan syari'at Islam.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

لاَ عَدْوَى ، وَلاَ طِيَرَةَ ،وَلاَ هَامَةَ ،وَلاَ صَفَرَ

"Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya tanpa ketentuan Allah, tidak dibenarkan beranggapan sial, tidak dibenarkan pula beranggapan nasib malang karena tempat, dan juga tidak dibenarkan beranggapan sial di bulan Shafar. (HR. Bukhari, hadist no. 5757)."

Jadi, jika seorang Muslim sudah mengetahui bahwa perbuatan itu salah, maka dia harus memperingatkan setiap orang yang mengerjakan perbuatan tersebut karna mengingatkan untuk kembali kepada Allah dan ajaran Islam merupakan kewajiban kita semua.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

"Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat. (HR. Bukhari)."

Yuk dakwahkan bahwa yang benar itu benar dan yang salah tetap lah salah di dalam Islam. Karna sejatinya Islam datang untuk "menghapus tradisi-tradisi nenek moyang" dan mengganti nya dengan ajaran Islam.

Semoga bermanfaat.

Penulis : Fastabikul Randa Ar-Riyawi

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.