logo

Adakah orang tua durhaka kepada anak? | Konsultasi Muslim




Pertanyaan :

Assalamualaikum ustadz. Saya izin bertanya.. dan saya benar-benar butuh jawaban.... Pertanyaan saya adalah, apakah ada orang tua yang durhaka???? Terimakasih

Dari : Siagian_dewishinta

Dijawab oleh : Fastabikul Randa Ar-Riyawi حفظه الله تعالى melalui tanya jawab grup Kajian Whatsapp

Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh.

Perlu diketahui, bahwa Islam adalah agama yang adil bagi setiap muslim.

Allah tidak hanya menuntut kepada anak untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya, akan tetapi juga menuntut kepada orang tua untuk menunaikan kewajiban-kewajiban kepada anak-anak mereka.

Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. At-Tahrim : 6).”

Bagimana cara orang tua menjaga dan menjauhkan anak-anaknya dari panasnya api neraka?

Yaitu dengan cara :

1. Sekolahkan di sekolah agama agar sang anak mengetahui mana yang haq (baik) dan batil (buruk).

2. Mencarikan anak jodoh yang sholeh dan sholehah.

3. Memberi nafkah kepada anak-anaknya.

4. Dan kewajiban-kewajiban lainnya.

Apabila orang tua tidak menunaikan kewajiban-kewajiban nya, maka ini perbuatan yang salah. Adapun disebut durhaka, saya rasa ini kurang pas untuk orang tua yang telah berjasa kepada anaknya, hingga tumbuh menjadi dewasa.

Ibunya yang mengandung, melahirkan dan menyusui. Ayahnya mencari nafkah, bermandi keringat demi sesuap nasi, tidaklah pas rasanya ketika orang tua tidak menunaikan kewajiban-kewajibannya disebut durhaka.

Hanya saja, jika ada diantara kewajiban-kewajiban mereka yang belum dipenuhi, maka hendaklah dinasehati dengan cara yang lemah lembut, sopan dan dengan adab seorang muslim. Karena berkat jasa-jasa orangtualah sang anak akhirnya bisa tumbuh dewasa, lebih-lebih bisa menjadi orang yang sukses.

Sayangi orang tua, bagaimana pun keadaan mereka.

Semoga bisa dipahami.

Wallahul Musta'an.

Tags

Beliau adalah lulusan S1 Syariah, Jurusan Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah di salah satu Universitas di Surabaya. Saat ini, beliau aktif sebagai Pembimbing Grup-grup Kajian Islam di Whatsapp. Dan beliau juga aktif menulis di blog konsultasimuslim.net, sekaligus sebagai Pengelola blog konsultasimuslim.net.